Grup Militer Wagner Unggah Pesan dari Afrika, Klaim Telah Membuat Rusia Lebih Besar dan Melecehkan ISIS Hingga Al-Qaeda

Grup Militer Wagner Unggah Pesan dari Afrika, Klaim Telah Membuat Rusia Lebih Besar dan Melecehkan ISIS Hingga Al-Qaeda
Tangkapan layar ini diambil dari video di akun Telegram razgruzka_vagnera pada 22 Agustus 2023, memperlihatkan pemimpin kelompok tentara bayaran Wagner Rusia, Yevgeny Prigozhin, saat berbicara di depan kamera di lokasi yang dirahasiakan. (Foto: Telegram/@ razgruzka_vagnera)
0 Komentar

JABAR EKSPRESGrup Militer Wagner seakan sedang lakukan operasi rahasia di Afrika dan menyebut sudah menyelesaikan perintah.

Yevgeny Prigozhin, yang menjabat sebagai Kepala Perusahaan Militer Swasta (PMC) Wagner, telah tampil dalam sebuah pesan video yang konon direkam di salah satu negara di benua Afrika.

Melalui saluran Telegram yang dikenal dengan nama Zona Abu-abu, video tersebut disebarkan dan dihubungkan dengan entitas PMC tersebut.

Baca Juga:Amerika Serikat Imbau Warganya di Belarusia untuk Minggat, Imbas Konflik Geopolitik yang Kian Memanas18 Mayat Korban Kebakaran Hutan Ditemukan di Perbatasan Turki

“Kami melecehkan kelompok seperti ‘ISIS’, ‘Al-Qaeda,’ dan lainnya.” tambahnya, dikutip oleh JabarEkspres.com dari Kyiv Post.

Dalam perkembangan terbaru mengenai kelompok militer swasta Wagner, pemimpin kelompok tersebut, Yevgeny Prigozhin, telah mengumumkan penarikan mundur pasukannya dari wilayah Belarus.

Namun, langkah tersebut tidak menjadi akhir dari kisah ini. Lukashenko, dengan tegas, melakukan campur tangan dalam situasi ini dengan menggagalkan rencana kudeta yang diduga sedang direncanakan oleh kelompok Wagner di Belarus.

Sebagai hasil dari intervensi ini, sebuah kesepakatan dicapai antara Prigozhin dan Lukashenko.

Menurut perjanjian ini, kelompok Wagner akan diterima di Belarus dan tindakan hukum terhadap Prigozhin akan dibatalkan.

Pasukan bayaran kelompok tersebut kemudian diminta untuk mundur dari aktivitas lapangan dan mengakhiri operasi mereka.

Hal ini pada gilirannya memfasilitasi relokasi Prigozhin ke Belarusia dengan aman.

0 Komentar