Presiden Zelensky Berbahagia, Ukraina Dapat Sumbangan Jet Tempur F-16 dari Denmark dan Belanda

Presiden Volodymyr Zelensky dengan penuh sukacita mengumumkan bantuan penting yang diterima oleh Ukraina dalam bentuk jet tempur F-16 dari Denmark dan Belanda untuk menghadapi krisis invasi Rusia.
Presiden Volodymyr Zelensky dengan penuh sukacita mengumumkan bantuan penting yang diterima oleh Ukraina dalam bentuk jet tempur F-16 dari Denmark dan Belanda untuk menghadapi krisis invasi Rusia.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Presiden Volodymyr Zelensky dengan penuh sukacita mengumumkan bantuan penting yang diterima oleh Ukraina dalam bentuk jet tempur F-16 dari Denmark dan Belanda untuk menghadapi krisis invasi Rusia. Kegembiraan Zelensky terpancar saat ia mengadakan pertemuan bilateral dengan pemimpin Belanda dan Denmark selama kunjungan kenegaraan.

Kunjungan Zelensky ke Belanda menjadi momen kunci, di mana ia bersua dengan Perdana Menteri Mark Rutte. Keduanya secara langsung mendatangi pangkalan udara Eindhoven untuk memeriksa armada F-16 yang nantinya akan diberikan kepada pasukan Ukraina.

Perjalanan Zelensky berlanjut ke Denmark, di mana ia bertemu dengan Perdana Menteri Mette Frederiksen. Keduanya mengunjungi pangkalan udara Skrydstrup untuk mengawasi F-16 yang akan disumbangkan kepada Ukraina.

Baca Juga:Presiden Jokowi Sampai di Tanah Kenya dalam Misi Kerja Bersama Negara AfrikaKebakaran Hutan Melanda Alexandroupolis, Yunani: Upaya Pemadaman Masih Berlanjut di Hari Kedua

Keputusan Denmark dan Belanda untuk memberikan F-16 ini telah mendapat persetujuan dari Amerika Serikat selaku produsen jet tempur. Namun, pengiriman jet tersebut akan ditunda hingga pilot Ukraina menyelesaikan pelatihan. Rencananya, jet-jet ini baru akan tiba di Ukraina pada awal 2024 sesuai informasi dari AS.

Kedua negara pendonor, Denmark dan Belanda, harus mematuhi persyaratan AS dalam mengirimkan jet tempur ini ke negara lain.

Zelensky juga merasa terhormat untuk berterima kasih kepada AS, terutama Presiden Joseph Biden dan anggota Kongres dari kedua belah partai, atas dukungan yang berkelanjutan terhadap koalisi udara dan prinsip kebebasan bersama.

0 Komentar