JABAR EKSPRES – Bencana kekeringan dari dampak fenomena El Nino di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah semakin meluas. Hal tersebut diungkapkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Boyolali, hingga pertengahan Agustus 2023 kekeringan meluas di lima kecamatan.
Rima Kusumawati, Penata Penanggulangan Bencana Ahli Muda BPBD Kabupaten Boyolali, mengatakan bahwa sejak bulan Juli hingga awal Agustus 2023, hanya terdapat empat kecamatan yang memohon bantuan air bersih, tetapi kini meluas hingga menjadi lima wilayah yang terdampak.
Rima juga menjelaskan dari enam wilayah kecamatan di Boyolali yang dipetakan rawan bencana kekeringan yaitu Tamansari, Wonosegoro, Wonosamodro, Kemusu, Juwangi, dan Musuk. Dari keenam wilayah tersebut, hanya Musuk yang belum meminta bantuan air bersih.
Baca Juga:Indonesian Trade Minister Suggests ASEAN Review Russian Wheat Imports via China-IndiaHari Pertama WFO 50 Persen Balai Kota DKI Jakarta Tampak Sepi
“BPBD Boyolali pada Senin ini telah melakukan pengiriman bantuan air bersih sebanyak enam tangki ke wilayah Kecamatan Wonosamodro. Pengiriman bantuan akan terus dilakukan sesuai permintaan dari masyarakat yang membutuhkan air bersih,” kata Rima.
