Puding, Jelly, dan Agar-agar: Perbedaan dan Manfaat Kesehatannya!

Puding, Jelly, dan Agar-agar: Beda dan Manfaat Kesehatannya!
Foto: pixabay.com
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Makanan penutup adalah kenikmatan tak terbantahkan dalam hidup kita. Salah satu variasi yang populer adalah puding, jelly, dan agar agar.

Puding memiliki tekstur yang lebih kental dan lembut dibandingkan dengan jelly atau agar agar.

Berkat bahan utamanya yang meliputi susu dan telur, puding kaya akan protein dan nutrisi lainnya.

Baca Juga:Masih Muda Sudah Ubanan? Ini Dia Penyebabnya!Nonton Bareng Keluarga! Jadwal Film Meg 2: The Trench Hari Ini di CGV Bandung

Puding juga memiliki variasi rasa yang beragam, mulai dari cokelat, vanila, buah-buahan, hingga karamel.

  1. Jelly

Jelly memiliki tekstur yang lebih kenyal dan transparan dibandingkan dengan puding. Biasanya, jelly dibuat dari campuran air, gula, dan bubuk agar agar, serta diberi rasa dan pewarna untuk menambah daya tarik visualnya.

Salah satu perbedaan mencolok antara jelly dan puding adalah bahan pengental yang digunakan.

Jelly menggunakan bubuk agar agar, sementara puding lebih sering menggunakan tepung maizena atau telur.

  1. Agar-agar

Agar-agar adalah bahan pengental yang sering digunakan dalam pembuatan jelly. Agar-agar diekstrak dari alga laut dan sering diolah menjadi bubuk.

Dalam makanan, agar-agar memberikan tekstur kenyal yang unik. Agar-agar juga digunakan dalam pembuatan puding, memberikan tekstur yang khas.

Karena berasal dari alga laut, agar-agar juga diklaim memiliki manfaat kesehatan tertentu.

Baca Juga:Jadwal Film Ketika Berhenti di Sini Hari Minggu, 13 Agustus 2023 di CGV Jakarta!Pas Waktu Weekend! Jadwal Film Barbie Hari Minggu, 13 Agustus 2023 di CGV Bandung

Manfaat Kesehatan Jelly, Puding, dan Agar-agar:

  • Manfaat Jelly

Jelly yang terbuat dari bubuk agar agar memiliki beberapa manfaat kesehatan. Agar agar kaya akan serat larut yang dapat membantu pencernaan dan menjaga kesehatan usus.

Konsumsi serat juga dapat membantu mengontrol kadar gula darah dan kolesterol.

Namun, perlu diingat bahwa manfaat ini akan lebih baik diperoleh jika jelly tidak ditambahkan terlalu banyak gula.

0 Komentar