Miris, 23 Pelajar Kedapatan Pesta Miras di Kandang Sapi Saat Jam Sekolah

JABAR EKSPRES – Sebanyak 23 pelajar diamankan Polisi karena kedapatan mengadakan pesta minuman keras (miras) di sebuah kandang sapi, di Kecamatan Kadipaten Kabupaten Majalengka, pada Selasa (8/8) lalu.

Puluhan pelajar yang seharusnya berada di sekolah untuk belajar tersebut, malah ramai ramai pesta menenggak miras di saat jam sekolah di kandang sapi yang berada di Blok Ahad, Desa Heuleut, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

Dilansir dari radarIndramayu.di, Kapolsek Kadipaten AKP Nana Suhana mengaku emndapat laporan dari masyarakat perihal banyaknya pelajar yang berkumpul dilokasi tersebut.

Warga yang merasa curiga lantas melaporkan hal tersebut ke Polsek Kadipaten. Petugas yang mendapat laporan segera menindak lanjuti dengan melakukan penggerebekan langsung ke lokasi.

Baca juga : Kondisi Terkini Pelajar Korban Penyiraman Air Keras di Pulogadung

“Kami menerima laporan dari warga, adanya gerombolan siswa pada saat jam sekolah yang berada di Kandang Sapi. Hasil informasi itu ditindaklanjuti melalui personel langsung menuju lokasi.” kata AKP Nana.

Hasilnya, sebanyak 23 pelajar yang pesta miras  langsung diamankan petugas dan satu persatu dimintai keterangan. Selain mengamankan para pelajar tersebut dari lokasi kejadian,Polisi juga menyita beberapa botol miras sebagai barang bukti.

“Pada saat diperiksa, kami menemukan 6 botol miras jenis ciu, dengan kondisi 3 botol masih ada isinya dan 3 botol dalam kondisi kosong,” ujar Nana.

Baca juga : Diduga Kalah Duel, Pelajar SMK di Sukabumi Tewas

Para Pelajar tersebut langsung dibawa ke Mapolsek Kadipaten untuk diberikan pembinaan, termasuk pembinaan untuk orang tua yang datang menjemputnya.

“Mereka diamankan di mapolsek dan diberi pembinaan sebelum akhirnya dikembalikan ke orang tuanya masing-masing,” tandas dia

Kepada orang tua yang datang, AKP Nana mengimbau untuk tetap mengawasi anak-anaknya dan memastikan agar anak tersebut tidak membolos sekolah lagi dan melakukan hal yang tidak diingkan.

Sementara itu, pemilik kandang sapi berinisial IS pada saat dimintai keterangan di Mako Polsek Kadipaten mengaku tidak mengetahui adanya kegiatan tersebut.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan