Varian Baru Covid Eris, Berikut Gejala dan Penyebarannya

Ilustrasi Gambaran Varian Baru Covid-19 Eris
Ilustrasi Gambaran Varian Baru Covid-19 Eris
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Dunia kesehatan kembali di ramaikan dengan kabar dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang mengumumkan kemunculanVarian COVID Baru Eris atau juga di kenal sebagai Omicron EG.5.1.

Varian COVID Baru Eris ini tengah menyebar luas di sejumlah negara, termasuk kawasan Inggris. Tingginya laju penyebaran telah menyebabkan WHO mengklasifikasikannya sebagai variant under monitoring (VUM), mengingat peningkatan kasus Covid-19 yang terjadi di berbagai negara.

Inggris, salah satu negara yang terdampak parah, mengalami lonjakan kasus positif Covid-19 yang mencapai 27,8 persen hanya dalam tujuh hari terakhir pada periode 23-29 Juli 2023.

Baca Juga:Samsung Galaxy S23 FE Siap Menggebrak Pasar Gawai dengan Varian Harga Terjangkau!Maraton Bergaya Budaya di Acara Batik Cianjur Run 2023, Yuk Ikutannnn

Data dari coronavirus.data.gov.uk menunjukkan peningkatan angka positivity rate Covid-19 menjadi 5,4 persen dari sebelumnya 3,7 persen dalam seminggu terakhir.

Dampaknya pun di rasakan oleh Layanan Kesehatan Inggris (NHS), dengan jumlah pasien yang di rawat akibat Covid-19 melonjak hampir 50 persen, mencapai 253 orang pada tanggal 27 Juli 2023.

Fenomena Varian COVID Baru Eris ini menjadi sorotan khusus, mengingat pekan sebelumnya hanya terdapat 127 orang yang di rawat akibat infeksi tersebut.

Sejumlah faktor telah berkontribusi terhadap penyebaran ‘Eris’, termasuk liburan musim panas yang meningkatkan kerumunan.

Serta perilisan film Barbie dan Oppenheimer pada akhir Juli yang menarik banyak orang untuk berkumpul di bioskop.

0 Komentar