JABAR EKSPRES – Dua orang meninggal dunia dan 15 lainnya mengalami luka-luka akibat upaya menghentikan prosesi oleh sebuah organisasi Hindu sayap kanan di negara bagian Haryana, India bagian utara, pada hari Senin, menurut laporan dari polisi.
Kepala Pemerintahan Haryana, Lal Khattar, menyatakan keprihatinannya mengenai kejadian tersebut dalam sebuah cuitan di platform media sosial X (sebelumnya dikenal sebagai Twitter), dan meminta semua pihak untuk menjaga perdamaian. Ia menjanjikan tindakan tegas terhadap mereka yang bertanggung jawab atas kerusuhan tersebut.
Situasi ketegangan antara kelompok Hindu dan Muslim di India telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Para pengamat menyatakan keprihatinan atas fakta bahwa negara tampaknya kurang responsif dalam mengatasi kekerasan tersebut.
