JABAR EKSPRES – Kampung Rancabayawak, Kota Bandung terbilang unik. Kampung yang ada di Kecamatan Gedebage itu menjadi habitat burung Blekok dan Kuntul. Makanya juga dikenal dengan Kampung Blekok. Namun, kini populasi burung-burung itu makin terhimpit pembangunan perumahan elit.
Rindangnya pohon bambu dan burung-burung, seakan jadi gapura penyambut masyarakat yang datang ke kampung di Kelurahan Cisaranten Kidul itu. Hal itu, akan menjadi lumrah atau biasa ketika berada di kawasan perdesaan. Namun, tidak demikian bagi Kampung Blekok. Kampung itu termasuk dalam administrasi gemerlapnya Metropolitan Kota Bandung. Hal itulah yang makin menambah keunikan dari kampung tersebut.
Burung Blekok dan Kuntul itu biasanya akan bertengger di rumpun bambu di kampung tersebut. Sesekali mereka akan turun ke rawa atau genangan air di sekitar rumpun bambu untuk sekedar berjemur atau mencari makan.
Baca Juga:Duta Safety Riding Dari SMK Mitra Industri MM2100 Ikuti Safety Riding Camp 2023Masa-masa Kejayaan Bojan Hodak Jadi Pelatih Sepak Bola
Rumpun bambu di kampung tersebut tidak hanya jadi tempat singgah sementara bagi Burung dengan nama latin Ardeola speciosa dan Bubulcus ibis itu. Tetapi juga menjadi tempat bersarang atau berkembangbiak. “Sudah ada dari dulu. Sejak saya kecil sudah ada,” kata Agus Budiman, Ketua RW 02 kampung tersebut kepada Jabar Ekspres, Rabu (26/7).
