Twitter Menghilangkan Logo Burung Biru dengan X, Ada Apa dengan Elon Musk??

Twitter Menghilangkan Logo Burung Biru dengan X, Ada Apa dengan Elon Musk??
Twitter Menghilangkan Logo Burung Biru dengan X, Ada Apa dengan Elon Musk??
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Elon Musk, pemilik Twitter Inc, di laporkan berencana untuk menggantikan logo khas Twitter, burung biru Larry Bird dengan logo x twitter. Keputusan ini diambil karena minat para pengiklan masih rendah setelah akuisisi oleh Elon Musk.

Musk mengungkapkan keinginannya untuk membawa platform media sosial ini ke arah yang baru melalui rebranding dengan menggantikan logo burung biru tersebut dengan simbol X. Perubahan ini datang setelah Musk mengakui bahwa pendapatan dari iklan telah menurun setengahnya.

Dalam situasi saat ini, arus kas Twitter mengalami defisit, yang di perparah oleh beban utang yang tinggi. Mike Proulx, direktur riset di Forrester, menyatakan kekhawatirannya bahwa langkah ini dapat menyebabkan pengguna setia Twitter merasa semakin terasingkan.

Baca Juga:Toyota Veloz Overheat Saat Liburan! Yoona Mei: Mobil Baru dan Baru Diservis“Donasi Untuk PSSI” Aksi Bonek Sindiran Pedas Untuk PSSI??

Namun, di sisi lain, Musk berpendapat bahwa perubahan ini menandai awal dari perubahan yang berarti, membawa Twitter menuju arah yang berbeda dengan basis pengguna yang baru.

Linda Yaccarino, CEO baru Twitter, menyatakan bahwa perubahan ini adalah peristiwa langka dalam kehidupan dan dunia bisnis. Ia mengakui bahwa Twitter telah menciptakan dampak besar dalam cara kita berkomunikasi. Namun, dengan logo baru berupa simbol X, Twitter akan melangkah lebih maju, mengubah dunia komunikasi global.

Sejak pembelian Twitter oleh Elon Musk pada bulan Oktober, perusahaan ini telah mengalami banyak perubahan dan gejolak. Nama bisnisnya juga berubah menjadi X Corp, mencerminkan visi ambisius Musk untuk menciptakan “aplikasi super” seperti WeChat di China.

Pada bulan April lalu, logo Blue Bird Twitter sementara digantikan oleh gambar anjing Shiba Inu Dogecoin. Serta membantu mendorong lonjakan nilai pasar cryptocurrency. Namun, keputusan ini juga menuai kritik dari berbagai pengguna dan profesional pemasaran ketika Musk mengumumkan batasan penggunaan tweet per hari untuk setiap akun.

0 Komentar