Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Kota Bogor, Dewi Suhartini memaparkan, bahwa tugas dari pihak sekolah hanya menerima nama-nama calon peserta didik baru yang didaftarkan oleh orangtua sesuai data yang tercantum dalam situs pendaftaran.
“Terkait dugaan kecurangan domisili, kami tidak melihat di hard copy, hanya lewat aplikasi itu,” sebutnya.
Terkait adanya aksi unjuk rasa tersebut, pihaknya akan berkoordinasi dengan pimpinan, dalam hal ini Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah II Jawa Barat.
Baca Juga:Momen Wisuda di Kampus IPDN Pasca Pandemi, Kesan Spesial Bagi Gadis BaliTerlibat Kasus Suap Yana Mulyana, CEO PT CIFO Minta Penahanannya Ditangguhkan
“Yang jelas, saya sebagai kepala sekolah SMAN 3 akan selalu berkoordinasi dengan pimpinan teratas,” tandas Dewi. (YUD)
