JABAR EKSPRES – Kasus gagal ginjal di Singapura tengah mengalami lonjakan tajam, Sebanyak enam pasien baru setiap harinya tercatat menderita kondisi penuh penderitaan ini.
Tak ada lagi yang bisa dipandang sebelah mata, karena tak kurang dari lima hingga tujuh dari setiap sepuluh diagnosis menghadirkan kenyataan mengerikan.
Para penderitanya tidak menyadari kehadiran penyakit mematikan ini mengintai dalam tubuh mereka.
Baca Juga:3 Tempat Ngopi di Bandung Ini Wajib Banget Dikunjungi, Yuk Kesana!Dapatkan Rp100 Ribu Setiap Hari dengan 3 Aplikasi Penghasil Uang Terbukti di Tahun 2023, Hanya dengan Main Game!
Dalam diam, gagal ginjal merajai kehidupan mereka tanpa memberi sinyal peringatan yang jelas.
Sebagai seorang dokter, beban tanggung jawabnya tak pernah ringan. Ia memberikan peringatan keras, menyebut penyakit ini sebagai silent killer yang misterius.
Tanpa gejala yang mencolok, gagal ginjal menjadi maut yang mengintai dalam bayang-bayang, siap merenggut nyawa tanpa pengadilan.
Lantas, apa penyebab kasus gagal ginjal di singapura meroket?
Tak bisa disangkal, diabetes tipe 1 dan 2 mendominasi sebagai pemicu utama kasus gagal ginjal di Singapura.
Hipertensi, peradangan, dan faktor genetik juga turut menyumbang pada daftar penyebab yang memprihatinkan ini.
Sel-sel ginjal mati tanpa ada kesempatan untuk regenerasi, terpanggang oleh deretan kondisi mematikan tersebut.
Terkadang, gejala pun datang terlambat. Dan semakin waktu berlalu, akibatnya dapat menjadi semakin fatal.
Baca Juga:VIRAL Kemunculan Sosok Mirip YouTuber Terkenal Atta Halilintar, Dalam Seorang Penjual Es Pinggir JalanVIRAL Lagi, Mahasiswa KKN Sebut Tak Ada yang Cantik di Desa, Langsung Diusir Warga!
Kini, Singapura harus bersiap menghadapi tantangan mengerikan ini, mengambil tindakan untuk mengurangi angka kematian akibat gagal ginjal, dan memberikan perlindungan bagi para warganya dari kegelapan penyakit yang mengintai.
