Tidak hanya sanksi, Amerika Serikat juga berjanji memberikan bantuan militer kepada Ukraina, termasuk pengiriman artileri, amunisi, dan sistem pertahanan udara.
Sementara bantuan-bantuan tersebut disepakati, situasi di wilayah konflik terus memanas.
Baru-baru ini, Ukraina melancarkan serangan terhadap gudang amunisi Rusia di Crimea, yang menyebabkan evakuasi warga setempat hingga radius 5 kilometer.
Tentara Zelensky juga mengklaim telah menghancurkan depot minyak dan gudang tentara Rusia di distrik Oktiabrske, Krimea tengah.
Baca Juga:Fitur dan Keunggulan HP Google Pixel 7 Pro, Smartphone yang Setara dengan iPhone!Minato Namikaze One-Shot, Kisah Epik Si Kilat Kuning dalam Menjadi Shinobi Terbaik!
Tidak hanya itu, beberapa hari sebelumnya, pasukan Zelensky juga melancarkan serangan terhadap jembatan Krimea.
Presiden Zelenskiy menyatakan bahwa jembatan itu merupakan target yang sah karena berfungsi sebagai jalur pasokan militer bagi Rusia.
Tegangnya situasi di wilayah tersebut menuntut adanya dukungan internasional bagi negara ini, dan berbagai negara telah memberikan janji bantuan sesuai dengan kapasitas masing-masing.
“Ini adalah rute yang digunakan untuk memberi makan perang dengan amunisi dan ini dilakukan setiap hari,” ungkapnya.
