JABAR EKSPRES – Pada Kamis, 20 Juli 2023, seorang pria berkebangsaan Irak, Salwan Sabah Matti Momika, kembali melakukan tindakan yang menistakan Al-Qur’an, dimana sebelumnya ia melakukan aksi penistaan dengan membakar Al-Qur’an. Namun, kali ini ia melakukan penistaan dengan menginjak dan menendang Al-Qur’an.
Salwan Momika sendiri merupakan seorang pengungsi Irak yang tinggal di Swedia kurang lebih selama lima tahun terakhir. Salwan tinggal di kota Järna di Södertälje, Stockholm County.
Sebagai bentuk reaksi amarahnya, pemerintah Baghdad mengusir seluruh diplomat Swedia yang berada di Irak. Karena penerintah Swedia dinilai telah memberi izin dan membiarkan hal tersebut terjadi berulang-ulang.
Baca Juga:Vivo Y27 5G Smartphone Performa Jagoan dengan Tampilan Sultan!6 Ciri Seseorang yang Mengalami Gejala Kecanduan Kopi!
Dalam sebuah pernyataannya, pemerintah Irak menyatakan bahwa Irak mencabut kuasa atas usaha ad interim Irak dari Swedia.
Kejadian penistaan Al-Qur’an yang dilakukan oleh Salwan Momika ini menimbulkan ketegangan antara Swedia dan Irak, selain itu adanya reaksi dari negara-negara lain di seluruh dunia atas tindakan penistaan tersebut.
