JABAR EKSPRES – Mata bintitan adalah masalah yang sering mengganggu, terutama karena benjolan atau bengkak yang muncul di kelopak mata akibat infeksi bakteri.
Namun, meskipun banyak yang mengira bahwa penyebabnya adalah kebiasaan mengintip, sebenarnya dalam dunia medis hal tersebut tidaklah benar.
Meskipun biasanya muncul di tepi kelopak mata, dalam beberapa kasus bintitan juga dapat muncul di bagian dalam kelopak mata.
Baca Juga:Cara Merawat Baterai Motor Listrik agar Performa Tetap OptimaliPhone 15 Dikabarkan Bakal Bawa 3 Pilihan Warna Baru
Menurut situs Cleveland Clinic, bintitan umum terjadi pada berbagai usia, dari anak-anak hingga dewasa.
Namun, orang dewasa cenderung lebih sering mengalaminya karena produksi kelenjar minyak pada mereka lebih kental daripada anak-anak.
Penyebab Bintitan
Biasanya, bintitan disebabkan oleh infeksi bakteri staphylococcus pada kelenjar minyak atau folikel rambut di kelopak mata.
Kelenjar dan folikel ini dapat tersumbat oleh sel kulit mati dan kotoran lainnya, sehingga mengakibatkan infeksi.
Kelenjar minyak di kelopak mata berfungsi untuk melumasi mata dan melindunginya dari debu dan kotoran agar tidak masuk ke dalam mata.
Namun, ketika bakteri menginfeksi kelopak mata, kelenjar minyak menjadi tidak optimal bekerja dan menyebabkan timbulnya bintitan.
Selain itu, ada beberapa faktor lain yang dapat menyebabkan mata bintitan, seperti :
Baca Juga:Intip Perbedaan Realme 11 Pro dan Realme 11 Pro+, Mulai dari Spesifikasi sampai HargaHyundai Resmi Mengumumkan Desain Baru dari Santa FE 2024
- Menyentuh mata dengan tangan yang kotor
- Penggunaan lensa kontak tanpa mendisinfeksi atau mencuci tangan terlebih dahulu
- Menggunakan riasan mata semalaman
- Memakai kosmetik lama atau kadaluarsa
- Memiliki riwayat blepharitis (peradangan kronis di sepanjang tepi kelopak mata)
- Dan riwayat rosacea (kondisi kulit yang ditandai dengan kemerahan pada wajah).
Cara Pengobatan
Untuk mengobati mata bintitan, tidak perlu panik karena biasanya bintitan dapat sembuh sendiri dalam 1-2 minggu.
Namun, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan di rumah untuk membantu proses penyembuhan, seperti :
