JABAR EKSPRES – Gelombang panas melanda eropa saat ini, dan Italia menjadi salah satu korban utamanya. Menurut para peneliti iklim dari European Space Agency (ESA), suhu di Pulau Sicily dan Sardinia bahkan bisa mencapai 48 derajat Celsius!
Sementara itu, di Roma suhunya diprediksi akan menyentuh angka 44 derajat Celsius. Kondisi ini tentu mengkhawatirkan dan Kementerian Kesehatan Italia telah memberikan saran kepada warganya. Mereka disarankan untuk menjaga hidrasi dengan baik, mengonsumsi makanan yang lebih ringan, dan menghindari terlalu lama terpapar sinar matahari antara pukul 11.00 hingga 18.00.
Namun, bukan hanya Italia dan Eropa yang terkena suhu ekstrem. Amerika Serikat juga menghadapi gelombang panas berbahaya yang semakin parah minggu ini. Lebih dari 90 juta orang diperkirakan akan terdampak.
Baca Juga:KILAS KEMARIN: Fakta Kebakaran Gedung K Link Tower Berasal dari Gas Hingga Momen Messi Tertangkap Kamera Sedang Belanja di SupermarketInilah Aplikasi Penghasil Uang! Nonton Video 3,5 Menit dan Dapatkan Rp15 Ribu, Buktikan Sendiri Sekarang Juga!
Tidak hanya itu, cuaca ekstrem bahkan merambah hingga ke Australia. Sydney, yang seharusnya sedang musim dingin, juga mengalami cuaca hangat yang tidak biasa.
Mari kita bersama-sama berhati-hati dan menjaga kesehatan kita di tengah cuaca yang ekstrem ini.
