Komunitas LGBT Liverpool Tak Rela Jordan Henderson Pindah Al-Ettifaq, Apa Urusannya?

Komunitas LGBT Liverpool Tak Rela Jordan Henderson Pindah Al-Ettifaq, Apa Urusannya?
Jordan Henderson mendapat kecaman dari komunitas LGBT+ Liverpool jika menerima tawaran dari Al-Ettifaq. (Foto: @JHenderson/Twitter)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Jordan Henderson, pemain Liverpool, telah menerima tawaran kontrak menggiurkan dari klub Arab Saudi, Al-Ettifaq.

Tawaran tersebut datang setelah melakukan pembicaraan dengan manajer Liverpool, Jurgen Klopp. Namun, kesepakatan ini mendapat kecaman keras dari komunitas LGBT Liverpool.

Al-Ettifaq menginginkan Jordan Henderson dengan status bebas transfer, namun Liverpool menuntut biaya transfer sebesar 10 juta poundsterling. Kedua klub tersebut akan duduk bersama untuk membahas biaya transfer yang diajukan.

Baca Juga:PM Hungaria: Bergabungnya Ukraina Menjadi Anggota NATO Bisa Memicu Perang Dunia BaruKemarau Ekstrem Panjang, Petani di Majalengka Berharap Segera Turun Hujan

Jordan Henderson, yang telah setia bermain untuk Liverpool selama 12 tahun di Anfield, telah menerima tawaran tersebut secara lisan.

Salah satu kandidat yang masuk dalam daftar incaran Liverpool adalah Romeo Lavia, namun hingga saat ini belum ada tawaran yang masuk untuk pemain asal Southampton tersebut. Oleh karena itu, klub sedang mencari opsi lain untuk memperkuat tim.

Musim lalu, Henderson tampil dalam 43 pertandingan untuk Liverpool dan baru saja menandatangani kontrak baru berdurasi dua tahun.

Al-Ettifaq, yang saat ini dikelola oleh mantan rekan setim Henderson di Liverpool, Steven Gerrard, datang dengan tawaran yang menggiurkan untuk memboyong sang kapten.

Kelompok tersebut menegaskan hal ini sebagaimana dilaporkan oleh The Guardian.

Jordan Henderson telah menjadi pendukung aktif komunitas LGBTQ+ selama memegang kapten Liverpool dan bahkan dinominasikan untuk penghargaan Football Ally di LGBT Awards pada tahun 2021.

0 Komentar