Malaysia Tegaskan Perlunya Persatuan ASEAN dalam Mengawal Perdamaian dan Stabilitas Laut China Selatan

Malaysia Tegaskan Perlunya Persatuan ASEAN dalam Mengawal Perdamaian dan Stabilitas Laut China Selatan
Laut China Selatan. (Ilustrasi: Tofeiku/Wikimedia Commons)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Perdamaian dan stabilitas di Laut China Selatan merupakan hal yang penting bagi negara-negara anggota ASEAN.

Oleh karena itu, Menteri Luar Negeri Malaysia Zambry Abd Kadir meminta agar negara anggota ASEAN untuk memperhatikan betapa pentingnya menjaga perdamaian dan stabilitas di Laut China Selatan.

Laut China Selatan merupakan salah satu kawasan perairan yang kerap terjadi sengketa.

Baca Juga:Kasus Perdagangan Orang dari 2017-2022, Ada Sebanyak 2.605 Kasus!SAH! RUU Kesehatan Resmi Jadi UU, DPR RI: Setuju!

Menanggapi hal tersebut, Zambry lantas berseru pada negara-negara anggota ASEAN untuk bersatu dalam komitmen menyelesaikan konflik maritim di perairan tersebut.

Zambry juga berharap agar GNB bisa ikut terlibat aktif dalam menjaga stabilitas di Laut China Selatan dan mengatasi permasalahan yang ada padanya.

Kendati demikian, usul ASEAN dalam memasukan Laut China Selatan ke dalam dokumen finalnya ditolak oleh beberapa negara anggota GNB yang tidak memiliki kepentingan dengan perairan ini.

“Usaha yang dilakukan ASEAN tampaknya masih belum dipandang oleh GNB. Maka, saya sampaikan bahwa ASEAN kehilangan relevansinya di GNB. Dan GNB juga kehilangan relevansinya di ASEAN,” ungkap Zambry.

Konflik-konflik ini telah mempengaruhi hubungan antar negara di kawasan tersebut dan menjadi sumber ketegangan regional.

Perlu dicatat bahwa situasi di kawasan ini terus berkembang, dan kondisi geopolitik dapat berubah dari waktu ke waktu.

Konflik-konflik ini memiliki dampak yang kompleks terhadap stabilitas regional dan keamanan maritim di kawasan tersebut.

0 Komentar