JABAR EKSPRES – Suasana duka menyelimuti kawasan Lamajura, dekat Gunung Everest di Nepal, setelah sebuah helikopter jatuh dan menewaskan enam orang penumpang.
Berdasarkan laporan dari VOA Indonesia, Basanta Bhattarai, kepala administrasi pemerintahan di daerah tersebut, mengonfirmasi bahwa semua jasad korban telah ditemukan dan diterbangkan ke luar daerah.
Terkait dengan kondisi cuaca di Nepal, pada musim hujan dan saat hujan lebat, seringkali terjadi penundaan penerbangan dan perubahan rute. Musim turis dan pendakian gunung di kawasan tersebut biasanya berakhir pada bulan Mei, bersamaan dengan dimulainya musim hujan.
Baca Juga:Pelajar RI Jadi WN Singapura, Direktur Jenderal Imigrasi Minta Kita Jaga Talenta UnggulJumlah Kelahiran di Korea Selatan Makin Rendah, Populasi Diprediksi Turun Jadi 38 Juta Jiwa di 2070!
Pada musim hujan, penerbangan ke pegunungan menjadi jarang terjadi karena jarak pandang yang buruk dan kondisi cuaca yang sulit diprediksi.
Jatuhnya helikopter di gunung everest menyisakan duka mendalam bagi kita semua.
