JABAR EKSPRES – Presiden Joko Widodo, yang akrab disapa Jokowi, akhirnya secara resmi mengumumkan pembukaan Tol Cisumdawu (Cileunyi-Sumedang-Dawuan) di Sumedang pada hari Selasa, 11 Juli 2023.
Dalam pernyataannya, Jokowi menyampaikan bahwa pemerintah pada dasarnya berharap agar Tol Cisumdawu dapat selesai dibangun secara bersamaan dengan Bandara Internasional Jawa Barat (BJIB) Kertajati di Majalengka.
Namun, pelaksanaan tersebut terkendala oleh masalah dan proses pembebasan lahan.
“Karena proses pembebasan lahan Cisumdawu bermasalah, (pengoperasian) tol mundur hingga tidak bisa mendukung operasional Kertajati,” kata Jokowi.
Baca Juga:Aplikasi Threads Mempunyai 100 Juta Pengguna Hanya dalam 5 HariSetelah Swedia, Kasus Pembakaran Al-Qur’an Kembali Terjadi di Eropa, Kali Ini di Jerman
Jokowi juga menyebut bahwa Tol Cisumdawu memiliki terowongan kembar dengan panjang 472 meter.
Menurut Jokowi, ini merupakan satu-satunya terowongan seperti itu dan belum ada terowongan serupa di seluruh Indonesia.
Pembangunan jalan tol sepanjang 61,6 kilometer ini menghabiskan anggaran sebesar Rp18,3 triliun.
Pemerintah berencana memindahkan penerbangan komersil dari Bandara Husein Sastranegara di Bandung ke Bandara Kertajati setelah Bandara Kertajati beroperasi penuh.
Saat ini, Bandara Kertajati hanya melayani penerbangan embarkasi haji untuk wilayah Jawa Barat dan beberapa penerbangan yang sudah masuk.
“Ini adalah airport masa depan kita karena banyak keinginan negara negara luar untuk masuk equity-nya, berpartner di Kertajati, baik untuk mengoperasikan, juga untuk meningkatkan traffic lalu lintas yang ada,” tukasnya.
Jokowi mengatakan pembangunan jalan tol ini memakan waktu hingga 12 tahun.
Butuh waktu selama 12 tahun untuk menyelesaikan tol ini, kata Jokowi pada saat peresmian.
