Kerusuhan Prancis Rugikan Sektor Bisnis Hingga Rp16,5 T

Kerusuhan Prancis Rugikan Sektor Bisnis Hingga Rp16,5 T
0 Komentar

JABAR EKSPRES- Kerusuhan yang terjadi di Prancis sebagai akibat dari penembakan oleh polisi terhadap seorang remaja telah menimbulkan dampak negatif pada sektor bisnis.

Demikian menurut Mouvement des Entreprises de France (Medef), sebuah asosiasi bisnis di Prancis. Sektor bisnis dilaporkan mengalami kerugian sebesar 1 miliar Euro (sekitar Rp16,5 triliun) akibat kerusuhan tersebut.

Bruno Le Maire, Menteri Keuangan Prancis, mengungkapkan bahwa selama kerusuhan tersebut, sebanyak 400 cabang bank dan 500 toko pinggir jalan menjadi sasaran serangan. Jumlah toko yang dijarah diperkirakan mencapai 1.000 toko secara keseluruhan.

Baca Juga:Cara Menghapal Al-Qur’an dengan Cepat dan EfektifDaftar Hp Gahar 2023 Dengan Harga Satu Jutaan

Meskipun demikian, Le Maire menyatakan bahwa dampak kerusuhan di Prancis ini tidak akan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi negara tersebut.

Presiden Prancis, Emmanuel Macron, juga mengungkapkan bahwa puncak kekerasan telah berlalu dan ia memberikan dukungan total pada 241 kota yang mengalami protes.

Namun, DBRS Morning Star, sebuah lembaga pemeringkat kredit, memperkirakan bahwa klaim asuransi yang diajukan kemungkinan tidak akan mencakup seluruh nilai kerugian sebesar $1,1 miliar yang diestimasi oleh Medef.

Dengan demikian, banyak perusahaan diperkirakan tidak akan mendapatkan kompensasi penuh atas kerugian yang mereka alami.

0 Komentar