Usulan Nama Pj Gubernur Belum Mengerucut, Pembahasan Dilakukan Antar Fraksi

Usulan Nama Pj Gubernur Belum Mengerucut, Pembahasan Dilakukan Antar Fraksi
Ketua Komisi I DPRD Jawa Barat Bedi Budiman saat ditemui selepas rapat paripurna beberapa waktu lalu. (Hendrik Muchlison/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Masa jabatan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bakal berakhir September 2023 nanti. Tetapi usulan nama-nama penjabat (Pj) dari DPRD Jawa Barat belum meruncing.

Hal itu, diungkapkan Ketua Komisi I DPRD Jawa Barat Bedi Budiman. “Nama-nama belum muncul. Tapi yang pasti, siapa pun yang menjadi Pj Gubernur Jawa Barat kelihatannya di DPRD kompak,” terangnya.

Kemudian tiga nama tersebut akan disandingkan dengan usulan tiga nama dari Kemendagri. Sehingga ada enam nama yang patut dipilah. “Enam nama itu bisa saja ada irisan, lalu dikaji syarat administratifnya. Kalau untuk Pj Gubernur ini golongannya itu jabatan tinggi madya. Lalu ada tracking rekam sejak selama tiga tahun karirnya apakah tentang prestasi atau misalkan terdapat wanprestasi,” jelasnya.

Baca Juga:Potensi Industri Ekraf Papua Sangat Besar, Jokowi Harap Terus BerlanjutObservers Rate Rupiah Likely to Weaken on Friday

Bedi menambahkan, pihaknya sendiri tidak mempersoalkan asal daerah atau posisi sebelumnya Pj yang akan ditunjuk. “Bagi kami, putra Indonesia itu yang paling penting. Jadi enggak melihat asal daerah tetapi dia memenuhi syarat,” jelasnya.

Masih kata Bedi, Pj yang nantinya ditunjuk juga patut menyusun program kerja yang baik. Setidaknya juga menyusun Rencana Pembangunan Daerah (RPD).

0 Komentar