JIS Tidak Layak Untuk Pildun U17, PUPR: Akan Kami Perbaiki Dalam Tiga Bulan!

JIS Tidak Layak Untuk Pildun U17, PUPR: Akan Kami Perbaiki dalam Tiga Bulan!
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir (Kiri) bersama Mentri PUPR, Basuki Hadimuljono (Kanan). (Twitter/ErickThohir)
0 Komentar

Jabar Ekspres – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memiliki target untuk menyelesaikan renovasi Jakarta International Stadium (JIS) dalam waktu tiga bulan guna mendukung penyelenggaraan Piala Dunia U-17.

“Untuk perencanaan renovasi sudah kita mulai pada hari ini, waktu tiga bulan merupakan waktu tidak lama. Kita mulai perencanaannya dari sekarang untuk rencana kerjanya, kemudian kita harapkan renovasi JIS dapat selesai dalam tiga bulan dan pada saatnya nanti JIS dinilai oleh FIFA apakah layak atau tidak untuk perhelatan Piala Dunia U-17,” ujar Juru Bicara Kementerian PUPR, Endra S Atmawidjadja dikutip dari Antara News Rabu (5/7).

Endra menambahkan bahwa setelah direnovasi, JIS akan diperiksa oleh Komite Keselamatan Bangunan Gedung (KKBG). Dia juga menyatakan bahwa saat ini JIS memerlukan perbaikan dalam beberapa aspek, terutama rumput, akses, parkir, serta hal-hal di luar stadion seperti stasiun atau terminal sementara untuk kereta api, ramp tol, dan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) dari Ancol.

Baca Juga:Idul Adha 1444 H, Telkom Group Distribusikan Hewan Kurban ke Seluruh IndonesiaJuara di Indonesia Open, Axelsen Skip Canada Open 2023!

“Kita punya benchmark stadion berstandar FIFA di Gelora Bung Karno (GBK) dan saya kira kita juga melihat masukan dari pakar yang memang selama ini membantu kita dalam menyiapkan standar-standar stadion untuk perhelatan internasional, seperti Piala Dunia U-20,” katanya.

Namun, Endra menyatakan bahwa semua keputusan terkait pemilihan JIS atau stadion mana yang akan menjadi lokasi pertandingan dan latihan untuk Piala Dunia U-17 akhirnya ditentukan oleh FIFA.

“Kita akan memenuhi standar dari FIFA yang seperti kemarin kita lakukan untuk Piala Dunia U-20. Kita hanya menawarkan stadion-stadion dan nantinya stadion yang mana dipilih oleh FIFA, hanya FIFA yang menentukan. Kita akan upayakan JIS dalam tiga bulan ini untuk sama standarnya dengan stadion-stadion yang akan kita usulkan kepada FIFA,” ujarnya.

Sebelumnya, Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, memperkirakan biaya perbaikan rumput di satu lapangan utama JIS sekitar Rp.6 miliar. Anggaran tersebut akan dialokasikan oleh Kementerian PUPR bersamaan dengan pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) dari Ancol.

0 Komentar