Studi: Perubahan Iklim Sebabkan Penyusutan Otak Manusia

Ilustrasi Penyusutan Otak/Foto: Pexels (Karolina Grabowska)
Ilustrasi Penyusutan Otak/Foto: Pexels (Karolina Grabowska)
0 Komentar

Dari hasil penelitian juga menunjukkan bahwa kelembapan dan curah hujan memiliki pengaruh terhadap perkembangan otak. Meskipun begitu, perubahan iklim bukan menjadi satu-satunya faktor yang berpengaruh terhadap variabilitas evolusioner manusia.

Kesimpulan dari Stibel menyebut jika perubahan iklim memprediksi ukuran otak manusia dan perubahan perkembangan tertentu pada otak manusia bisa jadi merupakan respons dari adanya tekanan lingkungan.

Kemudian Stibel juga menekankan bahwa faktor ekosistem seperti predasi, efek iklim tidak langsung seperti vegetasi, dan faktor non iklim seperti budaya dan teknologi juga memiliki kontribusi terhadap semakin mengecilnya ukuran otak manusia.

Baca Juga:Jemaah Haji Indonesia 2023 Dapat 10 Liter Air Zamzam!Jadwal Kepulangan Jemaah Haji 2023, Mulai 4 Juli 2023!

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Stibel, terdapat hubungan antara perubahan iklim terhadap penyusutan otak manusia selama era Holosen. Pemanasan global yang terus-menerus terjadi semakin memperburuk kognitif manusia. Tetapi, dalam penelitian tersebut juga menekankan untuk mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti ekosistem dan non iklim dalam memahami variasi evolusi manusia.

0 Komentar