Pasca Idul Adha, Harga Daging Ayam Belum Stabil

Pasca Idul Adha, Harga Daging Ayam Belum Stabil
MASIH TINGGI: Pedangan daging ayam saat melayani pembeli di Pasar Kiaracondong, Selasa (4/7) (Hendrik Muchlison/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Harga kebutuhan bahan pokok selepas Hari Raya Idul Adha di Kota Bandung belum sepenuhnya stabil. Salah satunya adalah daging ayam boiler yang masih tembus di atas Rp40 ribu.

Pantauan Jabar Ekspres Selasa (4/7) di Pasar Kiaracondong, harga daging ayam masih belum normal. “Sekarang masih Rp 41 ribu,” kata Nunung, salah satu pedagang di pasar tersebut.

Menurut Nunung, kondisi saat ini sebenarnya tergolong tidak biasa. Pengalaman di tahun-tahun sebelumnya, harga daging ayam cenderung melandai selepas Idul Adha. “Kami juga tidak tahu sebabnya, harga dari distributor sudah sekian,” imbuhnya.

Baca Juga:Wali Kota Depok Keluarkan Surat Larangan Pemasangan Atribut Partai PolitikDiah Nurwitasari Membuka Lomba Marching Band di Fornas VII 2023

Tina, pedagang lain di pasar tersebut menambahkan, harga daging ayam memang sudah turun tapi masih terhitung tinggi. Kondisinya belum mencapai harga normal. “Masih di Rp41 ribu hari ini, belum normal,” tuturnya.

Sementara itu harga kebutuhan pokok lain yang masih mengalami kenaikan selepas Idul Adha adalah cabe rawit hijau. Harganya tembus Rp54 ribu perkilogram.

0 Komentar