Usai Aksi Mogok Berjualan, Padagang Daging Ayam Kembali ke Kios

Usai Aksi Mogok Berjualan, Padagang Daging Ayam Kembali ke Kios
Penjual daging ayam di Pasar Kanoman, Kota Cirebon. (JABAREKSPRESS/ Ayu Lestari)
0 Komentar

JABAR EKSPRES — Menjelang Hari Raya Idul Adha pedagang daging ayam di sejumlah pasar di Kota Cirebon kembali berjualan.

Kios-kios yang semula ditinggalkan pemiliknya kini kembali terisi seperti yang terlihat di Pasar Kanoman, Kota Cirebon.

Meski kembali terlihat berjualan, namun hanya terlihat beberapa pedagang daging ayam potong yang masih berjualan.

Baca Juga:Johnny G Plate Bantah Dugaan Korupsi: Nanti Saya Buktikan!Vietnam is a Popular Tourist Destination for Indonesian Visitors

Misanya Pedagang Ayam Potong Santi, mengaku baru berjualan kembali setelah sehari meliburkan diri, untuk ikut aksi mogok berjualan bersama pedagang daging ayam lainnya.

“Biasanya satu hari habis 1 kuwintal ayam potong ambil dari PT, setelah harga naik cuma bisa menghabiskan 70 kilogram saja,” katanya, Selasa 27 Juni 2023.

Disampaikan Santi, harga daging ayam perhari ini dia jual Rp.45.000 perkilogram dengan ukuran ayam sedang.

“Keberatan ya, kita cari untungnya seribu rupiah juga susah. Kita jual gimana, gak jual gimana, harusnya demo sampai lebaran sampai dengan PT menurunkan harga, ini kan PT yang naikin harga,” jelasnya.

Pihaknya mengaku, kembali berjualan sebab masih adanya permintaan konsumen, meski dengan di atas normal.

“Sekarang ini harga Rp.45.000, permintaan konsumen kan masih banyak dari pelanggan kebanyakan dari pedagang pecel, kita kurangin Rp.1.000 -Rp.2.000, karena banyak belinya,” bebernya.

Selain pelanggan, dia juga masih melayani pembeli harian namun dengan kuantiti yang tidak banyak.

Baca Juga:Menpora Akan Segera Undang PSSI untuk Membahas Piala Dunia U 17!Keren! ATEEZ Menjadi Grup Non-Big4 yang Masuk Billboard 200!

“Biasanya beli sekilo sekarang karena harganya naik cuma setengah kilo, pembeli tetap ada, cuma menurun banget,” tukasnya. ***

0 Komentar