Stasiun Cicalengka Jadi Saksi Bisu Sejarah dan Ciptakan Kenangan Manis, Warga Tolak Perombakan Bangunan

Stasiun Cicalengka Jadi Saksi Bisu Sejarah dan Ciptakan Kenangan Manis, Warga Tolak Perombakan Bangunan
Stasiun Cicalengka Jadi Saksi Bisu Sejarah dan Ciptakan Kenangan Manis, Warga Tolak Perombakan Bangunan
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Sebentuk bangunan dengan desain era zaman Hindia Belanda, berdiri tegak di Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat.

Stasiun Cicalengka, sekira sejak 1884 lalu atau hampir 140 tahun telah menemani masyarakat dalam melakukan perjalanan menggunakan kereta api.

Seakan menjadi urat nadi, Stasiun Cicalengka mempunyai peran penting terhadap perjalanan masyarakat, bangunan tua tersebut kerap dipadati penumpang yang berangkat menuju Bandung.

Baca Juga:Grand Tjokro Premiere Bandung Kembali Gelar Donor DarahDidaulat Peduli Lingkungan, Gus Muhaimin Didorong Jadi Capres 2024

Bahkan, tak sedikit penumpang asal Cicalengka berangkat ke arah Barat lagi, tepatnya ke Cimahi hingga Padalarang.

Rutinitas yang terus berulang setiap harinya itu, selalu menampakkan kesibukan masyarakat sederhana.

Banyak pelanggan lama maupun baru kereta api dari jalur Cicalengka-Bandung hingga Padalarang. Seakan terus bertambah jumlah, para penumpang dari Timur tak hanya pergi menggunakan transportasi besi untuk mencari nafkah saja, melainkan juga sekadar jalan-jalan.

Meski Stasiun Cicalengka tergolong kecil, namun bangunan tersebut merupakan saksi bisu sejarah perang dunia kedua serta perlawanan banga menuju kemerdekaan, antara kurun waktu pada 1884-1945 sampai sekira 1949 lalu.

Disamping itu, Stasiun Cicalengka juga menyimpan sejarah Douwes Dekker saat menjadi tokoh insulinde pada 1918, kemudian pemenjaraan Soekarno di tahun 1929 lalu.

Akan tetapi, di masa sekarang sejarah Stasiun Cicalengka mungkin hanya diketahui segelintir orang. Di tengah kesibukan masyarakat setiap harinya, peran bangunan kecil tersebut hanya jadi tempat persinggahan untuk medorong perekonomian.

Sayangnya, Stasiun Cicalengka dikabarkan akan dirombak, dengan konstruk bangunan dan desain baru yang dinilai lebih besar serta modern oleh pihak PT KAI Daerah Operasional (Daop) 2 Bandung.

Baca Juga:Film “Hari Ini Akan Kita Ceritakan Nanti” Akan Tayang di Netflix pada 27 Juli 2023Jelang Konser, Boyband Korea Selatan Xdinary Heroes Akan Luncurkan Lightstick

“Saya masih ingat di masa kecil saya itu ada kereta namanya Si Kuwong, sering mondar-mandir di Stasiun Cicalengka. Setiap Si Kuwong lewat itu saya dan teman-teman pasti teriak-teriak, heboh,” kata Dedeng kepada Jabar Ekspres.

0 Komentar