Aksi Demo Ponpes Al Zaytun Memakan 5.000 Korban? Cek Faktanya!

Beredar kabar yang mengklaim bahwa aksi demo di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun Kabupaten Indramayu, Jawa Barat memakan 5.000 korban. Kholil Ibrahim/radarcirebon.com
Beredar kabar yang mengklaim bahwa aksi demo di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun Kabupaten Indramayu, Jawa Barat memakan 5.000 korban. Kholil Ibrahim/radarcirebon.com
0 Komentar

Dikutip JabarEkspres.com dari Antara News pada Minggu, 25 Juni 2023, diketahui beredar unggahan Facebook yang menujukkan tangkapan layar berisi narasi yang menyatakan demo di Ponpes Al Zaytun memakan korban 5.000 orang.

Namun, berdasarkan pencarian informasi, aksi demo di Ponpes Al Zaytun memang sempat terjadi pada 15 Juni dan 22 Juni 2023.

Meskipun demikian, demo tersebut sama sekali tidak memakan korban, sebagaimana disampaikan Kapolres Indramayu AKBP Fahri Siregar dalam berita Antara.

Baca Juga:Sandiaga Uno Tak Kapok Hilang Rp1 Trilun dalam Pilpres 2019, Mantap Maju di Pilpres 2024?Panji Gumilang Sempat Ngaku Al Zaytun Dapat Aliran Dana dari Pemerintah, Benarkah dari Kemenag?

Menurut Fahri, beberapa pendemo dari Forum Solidaritas Dharma Ayu yang menggelar aksi di depan Ponpes Al Zaytun pada 22 Juni 2023, sempat memaksa masuk ke depan gerbang yang sudah dijaga oleh para petugas.

Akan tetapi, setelah diamankan tidak ditemukan unsur pidana, sehingga langsung dikembalikan ke pada rombongan.

Dari hasil penelusuran, tidak ditemukan pula kabar valid dan resmi yang membenarkan adanya 5.000 korban kericuhan dari aksi unjuk rasa di Ponpes Al Zaytun.

Sehingga informasi yang dibagikan di Facebook tersebut mengklaim adanya 5.000 korban dalam aksi demo di Ponpes Al Zaytun adalah tidak benar atau hoaks. (*)

0 Komentar