Apple Kembali Gugat Perusahaan Swiss yang Telah 100 Tahun Lebih Memakai Logo Appel

Apple Kembali Gugat Perusahaan Swiss yang Telah 100 Tahun Lebih Memakai Logo Appel
Apple Kembali Gugat Perusahaan Swiss yang Telah 100 Tahun Lebih Memakai Logo Appel
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Tampaknya Apple tidak pernah kehabisan energi dalam mengajukan gugatan merek dagang. Menurut laporan dari Tech Transparency Project, Apple telah mengajukan lebih banyak gugatan merek dagang dibanding perusahaan teknologi besar lainnya seperti Microsoft, Facebook, Amazon, dan Google.

Kali ini, Apple menggugat The Fruit Union Suisse, sebuah perusahaan asal Swiss yang sudah berdiri sejak 111 tahun lalu. Gugatan tersebut berkaitan dengan logo buah apel yang digunakan oleh perusahaan tersebut.

Selama enam tahun terakhir, Apple telah berusaha agar The Fruit Union Suisse tidak menggunakan logo mereka. Menariknya, logo The Fruit Union Suisse sangat berbeda dengan logo buah apel milik Apple. Logo perusahaan Swiss tersebut menampilkan buah apel berwarna merah dengan bendera negara Swiss di dalamnya.

Baca Juga:Oksigen Kapal Selam Wisata Titanic yang Hilang Tinggal 40 Jam, Pencarian Masih Terus Dilakukan!Serangan Drone Rusia di Ukraina: Pasukan Ukraina Berhasil Menembak Jatuh 32 dari 35 Drone Shahed!

Selama ini, Apple terus menuntut The Fruit Union Suisse sejak tahun 2017. Namun, hingga saat ini, belum ada kejelasan mengenai bentuk apel mana yang ingin dilindungi oleh Apple. Jimmy Mariethoz juga menyampaikan keprihatinannya terhadap sikap agresif Apple dalam menuntut pelanggaran merek dagang.

Meski demikian, Apple belum memberikan tanggapan mengenai keluhan yang disampaikan oleh The Fruit Union Suisse. Dalam beberapa tahun terakhir, Apple memang kerap menggugat siapa pun yang menggunakan logo buah apel. Bahkan mereka pernah menuntut seorang musisi dan penulis lagu karena menggunakan nama “Frankie Pineapple”.

Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya mengenai gugatan Apple terhadap The Fruit Union Suisse. Apakah logo buah apel akan menjadi sumber perdebatan yang tak kunjung usai?

0 Komentar