JABAR EKSPRES – Rabies tengah menjadi perhatian masyarakat saat ini. Hal ini berawal dari video viral anak berusia 5 tahun asal Bali yang menjadi takut air karena digigit anjing rabies.
Dikabarkan, bahwa anak tersebut meninggal dunia akibat gigitan mematikan dari anjing rabies yang mirisnya lagi merupakan hewan peliharaannya.
Melalui video yang beredar, anak yang terindikasi rabies tersebut sampai terlihat kejang dan terjatuh-jatuh saat diberi air minum oleh petugas kesehatan.
Baca Juga:Lirik Lagu XIA (Junsu) – Serenade, OST My LovePenasaran Silsilah Keluargamu? Cek Keturunan Online Ini, Gratis!
Hal tersebut diakibatkan karena efek rabies atau yang disebut hydrophobia dimana penderitanya takut dengan air.
Lalu mengapa orang yang terkena rabies bisa takut dengan air?
Rasa takut ini bukan termasuk trauma, melainkan kejang-kejang dan rasa menyakitkan yang timbul di tenggorokan ketika minum air, air liur atau hanya sekadar berpikir untuk meminumnya saja.
Hal itu menunjukkan bahwa infeksi virus rabies sudah berada di tahap akhir hingga mengakibatkan penderitanya mengalami dehidrasi hingga menyebabkan kematian.
Rabies diakibatkan oleh virus yang menyebar melalui gigitan atau cakaran hewan yang telah terinfeksi, seperti anjing, kelelawar, kera, rubah, hingga kucing.
Infeksi virus dari rabies menyerang otak dan saraf, sehingga efek yang ditimbulkannya sangat fatal.
Virus ini sangat berbahaya karena dapat mengubah perilaku inang saat terinfeksi yang menjadikan orang yang terkena rabies menjadi agresif.
Jika gejala hydrophobia telah berkembang, biasanya dapat menyebabkan kematian dalam beberapa hari. Hal ini diakibatkan dehidrasi, henti jantung, atau masalah pernapasan.
Baca Juga:Lirik Lagu Gaho ‘Yellow Light’, OST King The LandSukses Meluncur, Satelit SATRIA-1 Akan Dipakai untuk Meratakan Akses Internet di Wilayah 3T
Untuk hal fatal akibat rabies, jika digigit atau terkena cakaran hewan baik yang normal maupun berpotensi rabies maka segeralah menemui dokter agar mendapatkan pengobatan seidini mungkin.
