Ia berharap ke depannya semua perpusdes di KBB sudah dilengkapi fasilitas komputer lengkap dengan jaringan internetnya. Sehingga warga yang datang tidak hanya sekadar membaca buku yang menjadi koleksi perpusdes, tapi juga menambah wawasannya dengan mencari bacaan dari internet.
“Beberapa tahun lalu, perpudes di KBB pernah mendapat CSR berupa seperangkat unit komputer dari PT Coca Cola. Namun sayangnya, komputer-komputer tersebut tidak digunakan, malah kini dimanfaatkan oleh kantor desa,” tandasnya. (Mg5)
