Mau Beli Motor Listrik? Simak Dulu Kelebihan dan Kekurangannya di Sini!

JABAR EKSPRES – Bagi kamu yang sedang berencana membeli motor listrik, yuk simak kelebihan dan kekurangannya di sini!

Motor listrik semakin populer sebagai alternatif kendaraan yang ramah lingkungan dan efisien energi.

Dengan berbagai keunggulan yang ditawarkan, motor listrik menjadi pilihan menarik bagi masyarakat modern.

Mari kita bahas lebih lanjut mengenai motor listrik, termasuk kelebihan dan kekurangannya.

Kelebihan dan Kekurangan Motor Listrik yang Perlu Anda Ketahui

Motor listrik semakin populer di Indonesia, dan sebelum Anda memutuskan untuk beralih ke motor listrik, ada beberapa kelebihan dan kekurangan yang perlu Anda pertimbangkan.

BACA JUGA: 5 Motor Listrik Termurah 2023, Solusi Hemat Biaya dan Ramah Lingkungan!

Berikut adalah beberapa poin yang perlu diperhatikan.

Kelebihan:

  1. Pajak yang Rendah: Pemerintah Indonesia memberikan insentif pajak yang lebih rendah untuk motor listrik sebagai upaya untuk mendorong masyarakat beralih ke kendaraan ramah lingkungan. Hal ini membuat pajak lebih terjangkau dibandingkan motor konvensional.
  2. Ramah Lingkungan: Motor listrik menggunakan baterai sebagai sumber tenaga, sehingga tidak menghasilkan emisi gas yang berbahaya. Hal ini membuat motor listrik lebih ramah lingkungan dan membantu mengurangi polusi udara.
  3. Kebisingan Rendah: Tidak menggunakan knalpot seperti motor konvensional, sehingga menghasilkan suara yang lebih sedikit atau bahkan hampir tanpa suara. Hal ini memberikan keuntungan dalam mengurangi kebisingan dan polusi suara di lingkungan sekitar.
  4. Biaya Perawatan Lebih Irit: Tidak membutuhkan perawatan yang intensif seperti motor konvensional. Anda tidak perlu mengganti oli secara berkala, sehingga menghemat biaya perawatan. Biaya pengisian daya juga lebih murah dibandingkan membeli bahan bakar minyak.

Kekurangan:

  1. Infrastruktur Pengisian Daya Terbatas: Meskipun baterai dapat diisi di rumah, keberadaan tempat pengisian daya publik (SPLU) atau battery swap masih terbatas dan hanya tersedia di beberapa kota. Hal ini dapat menyulitkan jika Anda melakukan perjalanan jarak jauh dan kehabisan daya di tengah jalan.
  2. Kurangnya Suara sebagai Tanda Peringatan: Kebisingan dapat menjadi masalah di lingkungan yang ramai, seperti di gang atau area padat. Orang lain mungkin tidak sadar akan adanya motor yang datang karena kurangnya suara sebagai tanda peringatan, sehingga dapat meningkatkan risiko kecelakaan.
  3. Kapasitas Angkut yang Terbatas: Cenderung memiliki kapasitas angkut yang lebih rendah dibandingkan motor konvensional. Semakin berat bawaan yang Anda angkut, semakin cepat baterai akan habis dan jarak tempuh akan berkurang.
  4. Keterbatasan Bengkel: Saat ini, bengkel yang dapat melayani perbaikan dan pemeliharaan masih terbatas. Hal ini dapat menjadi tantangan jika Anda membutuhkan perbaikan atau layanan purna jual.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan