Cawe-Cawe Jokowi Menuai Perbincangan Publik, Netralitas Presiden Dipertanyakan

Cawe-Cawe Jokowi Menuai Perbincangan Publik, Netralitas Presiden Dipertanyakan
Cawe-Cawe Jokowi Menuai Perbincangan Publik, Netralitas Presiden Dipertanyakan. (Foto: Sekretariat Negara RI)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Cawe-cawe Jokowi merupakan sikapnya terhadap penyelengaraan Pilpres 2024.

Cawe-cawe merupakan bahasa gaul yang artinya ikut campur dalam suatu urusan tertentu. Dalam hal ini, cawe-cawe Jokowi itu merujuk pada persoalan politis.

Pembicaraan cawe-cawe Jokowi ini bermula ketika Presiden Joko Widodo bertemu dengan beberapa pemimpin redaksi media dan konten kreator.

“Demi bangsa dan negara saya akan cawe-cawe, tentu saja dalam arti yang positif,” kata Jokowi di Istana Negara, Senin, 29 Mei 2023.

Baca Juga:Stories YouTube Dihapus, Pihak YouTube Bakal Maksimalkan Fitur ShortsGaji 13 PNS dan ASN Sudah di Depan Mata, Tanggal Berapa?

“Saya tidak akan melanggar aturan, tidak akan melanggar undang-undang, dan tidak akan mengotori demokrasi,” ucap Jokowi.

Lebih lanjut, sikap cawe-cawe bakal ia tempuh untuk Indonesia yang lebih baik ke depannya.

Kendati demikian, beberapa pihak mempertanyakan klaim Jokowi tersebut. Salah satunya dari seorang politikus Partai Demokrat, Benny K Harman.

Kembali dari politikus asal Partai Demokrat, sikap cawe-cawe Jokowi pun mendapat sorotan dari Kamhar Lakumani.

“Pernyataan Pak Jokowi yang akan cawe-cawe terkait Pemilu 2024 demi bangsa dan negara tentu tidak pas dan berlebihan,” kata Kamhar pada Selasa, 30 Mei 2023.

Lebih lanjut, Kamhar menyinggung perihal sikap rekam jejak Jokowi yang ia sebut “Sering berbeda antara pikiran, perkataan dan perbuatan,”

Di samping itu, pihak Istana sendiri sudah memberikan klarifikasi perihal pernyataan Jokowi.

Baca Juga:10 Nama Cawapres Pendamping Ganjar Pranowo, PDIP Sebut Mempunyai Strategi RahasiaSaldo DANA Gratis Mudah Didapat, Kepoin Caranya di Sini!

Adapun klarifikasi tersebut disampaikan oleh Bey Machmudin, Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Selasa, 30 Mei 2023.

0 Komentar