Tekan Kasus Stunting, Pemkot Bandung Gencarkan Program Konsumsi Ikan

Kegiatan pasar murah yang digelar Pemkot Bandung seperti menjual ikan sebagai upaya menekan kasus stunting. (Sadam Husen/Jabar Ekspres)
Kegiatan pasar murah yang digelar Pemkot Bandung seperti menjual ikan sebagai upaya menekan kasus stunting. (Sadam Husen/Jabar Ekspres)
0 Komentar

Rencananya, kegiatan ini akan terus dilakukan, yang nantinya meliputi 151 kelurahan di Kota Bandung.

“Jadi program ini akan di lakukan di 151 kelurahan di Kota Bandung. Dilaksanakannya secara secara bergantian. Ini kan harus di barengi kesiapan teman-teman di kewilayahan, dan Wagros sendiri sebagai penyedia bahan pokok. Dengan program ini semoga bisa membantu masyarakat,” tandasnya.

Seorang warga asal Antapani Kidul, Imas,67, mengaku terbantu akan program yang dibuat oleh pemerintah terkait pasar murah.

Baca Juga:Ingin Dapat Saldo DANA Gratis Rp 250 Ribu? Ini Trik Paling CepatPinjol Paling Top! Proses Cepat, Syarat Hanya KTP, Limit Rp 25 Juta

“Saya sangat terbantu sekali, apalagi harganya murah-murah. Apalagi ikan, biasanya kita beli sekitar Rp 40.000-an, sekarang Rp 70.000 kita bisa dapet paket beras, minyak, dan lain-lain,” katanya.

Hal senada diungkapkan warga lainnya Tini,66, Dia berharap, acara seperti ini bisa terus ada, agar masyarakat bisa terbantu terkait harga kebutuhan pokok yang dijual murah.

“Saya harap semoga terus ada acara seperti ini. Kita masyarakat sangat terbantu. Apalagi sekarang kan sembako naik terus, Kalau bisa mah per kelurahan. Secara gak langsung kan kita juga ngebantu pemerintah untuk menghilangkan stunting,’’ katanya.

Pasar murah ini menawarkan 7 kategori paket yang bisa dipilih. Harganya pun variatif, termurah Rp 48.000 masyarakat sudah bisa mendapat ikan kembung, dan minyak. Sementara, Rp 75.000, warga bisa mendapatkan ikan kembung, telur ayam, gula, dan garam. (mg1)

0 Komentar