2. Harganya Cenderung Melambat saat Ekonomi Stabil
Harga emas cenderung naik saat kondisi ekonomi pada keadaan kurang stabil, seperti saat terjadi inflasi yang berpengaruh terhadap kenaikan dan penurunan nilainya.
Apabila inflasi terjadi lebih tinggi daripada perkiraan yang dibuat, hal tersebut dapat memungkinkan naiknya harga emas dan begitu pula sebaliknya.
Kondisi ekonomi stabil membuat masyarakat cenderung mengonsumsi sewajarnya.
Sedangkan saat kondisi ekonomi kurang stabil, masyarakat akan menjadikan emas sebagai alternatif aman untuk mengamankan aset.
3. Risiko Kehilangan
Baca Juga:Epaper Jabar Ekspres Edisi Senin, 26 Desember 2022Epaper Jabar Ekspres Edisi Sabtu, 24 Desember 2022
Berinvestasi emas dalam bentuk perhiasan yang digunakan sehari-hari memiliki risiko kehilangan lebih besar.
Hal tersebut dapat memicu adanya perampokan karena penggunaannya akan tampak mencolok.
Selain itu, berinvestasi emas dalam bentuk batangan juga rawan apabila dengan jumlah yang banyak.
Menyimpan logam mulia dalam bentuk digital dapat menjadi pilihan yang tepat jika Anda ingin berinvestasi emas.
4. Berdampak Kecil bagi Ekonomi secara Riil
Berinvestasi emas tidak dapat memberikan kontribusi besar bagi pertumbuhan ekonomi secara riil.
Hal ini disebabkan karena keuntungannya cenderung untuk kepentingan pribadi, meskipun ada beberapa yang digunakan sebagai kebutuhan pembelanjaan.
Berbeda dengan investasi dalam bentuk saham, keuntungan yang diperoleh merupakan sumber pendapatan untuk perusahaan itu sendiri, yang akan digunakan kembali sebagai biaya menjalankan usaha tersebut agar dapat memperoleh hasil yang lebih banyak lagi.
Baca Juga:Emil Sebut Sumedang Terbaik Implementasikan Aplikasi Sapa WargaPeduli dan Lindungi Pekerja, bank bjb Dukung Program Perlindungan Pekerja Rentan BPJS Ketenagakerjaan 6 Tahun Berturut-turut
Tips Investasi Emas
Sebelum memutuskan untuk berinvestasi emas, terdapat beberapa tips investasi emas yang perlu Anda perhatikan agar tetap aman dan memperoleh keuntungan besar.
Jangan membeli emas saat harganya menyentuh Rp1 juta setiap gramnya. Harga tersebut terlalu tinggi.
Selain itu, pertimbangkan juga harga jualnya. Membeli emas saat nilainya terlalu tinggi akan membuat Anda tidak bisa memperoleh untung yang besar ketika menjualnya nanti.
Mulailah membeli emas digital, selain modal yang kecil juga untuk menghindari biaya tempat penyimpanan.
Secara rutin memantau pergerakan emas agar Anda tahu kapan waktu yang tepat untuk membeli dan menjual logam mulia tersebut.
Nah, Itu dia berbagai keuntungan, kerugiannya serta tips yang perlu pertimbangkan sebelum memulai berinvestasi. Semoga bermanfaat. (ris)
