Acek Ditemukan Tewas Tertibun Tebing Setinggi 15 Meter

SUMEDANG – Seorang pria paruh baya menjadi korban setelah tebih tinggi yang berada dekat dengan kediamannya tiba-tiba longsor.

musibah longsor yang terjadi di wilayah Desa Sindulang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang pada Senin, 19 Desember 2022 kemarin itu, sempat menggegerkan warga desa.

Usaha pencarian Acek yang dilakukan Tim SAR dan BPBD KabUpaten Sumedang langsung dialkuakn. Sampai Akhirnya Acek ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa.

Diketahui, tebing dengan tinggi sekira 15 meter dan lebar 20 meter di kawasan Dusun Ciseupan, RT02 RW04, Desa Sindulang itu rubuh sekira pukul 16.00 WIB.

Setelah dilakukan pencarian oleh tim gabungan, Acek (60) yang menjadi korban longsor tersebut ditemukan dalam kondisi tertimbun material tanah pada Selasa, (20/12).

Koordinator Tim SAR Gabungan, Supriono mengatakan, Acek ketika ditemukan sudah tidak bernafas alias meninggal dunia.

“Jasad korban Acek ditemukan sekitar pukul 7.50 WIB. Jasadnya ditemukan di titik terakhir berada atau di dekat lokasi tebing yang longsor,” kata Supriono melalui seluler.

Dia menerangkan, saat pertama kali ditemukan, jasad Acek langsung dibawa dan diserahkan kepada pihak keluarganya yang sudah menunggu kabar dari tim SAR gabungan.

“Jasad korban langsung diserahkan kepada keluarganya setelah berhasil dievakuasi dari titik lokasi kejadian,” terang Supriono.

“Korban rencananya akan dimakamkan di pemakaman keluarga dekat rumah beliau,” tambahnya.

Diketahui, sebelumnya peristiwa naas yang melanda Desa Sindulang itu terjadi ketika cuaca sedang cerah alias tak ada hujan maupun badai.

Hal itu diakui oleh Anggota Satpol PP Kecamatan Cimanggung Hendra yang menerima laporan, tebing dikabarkan longsor meski hujan tak mengguyur Desa Sindulang yang termasuk kawasan dataran tinggi.

“Kejadian sore-sore, sekitar jam 16.00 WIB setelah sholat Ashar. Kalau hujan tadi enggak ada,” imbuh Hendra.

“Jadi longsornya bukan karena hujan deras, soalnya tadi gak ada kabar hujan tiba-tiba longsor,” lanjutnya.

Supriono mengimbau, supaya warga bisa lebih waspada di tengah cuaca yang tergolong ekstrem saat ini.

“Kami mengimbau warga untuk menjauh dari tebing lantaran masih rawan terjadi longsor susulan, apalagi saat ini intensitas hujan masih tinggi,” ucapnya.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan