Warga Keluhkan Layanan Air Bersih Milik BUMD KBB

BANDUNG BARAT –  Warga yang juga pelanggan dari PT Perdana Multiguna Sarana (PMgS), mengeluhkan soal layanan air bersih. PT PMgS merupakan BUMD milik Pemerintah Kabupaten Bandung Barat.

Keluhan warga tersebut mulai dari air sering tidak mengalir secara tiba-tiba serta tidak ada pemberitahuan terlebih dulu. Warga merasa dirugikan karena aktivitas sehari-hari mereka menjadi terganggu, karena pelayanan dari perusahaan plat merah itu yang dinilai tidak profesional.

“Sejak malam sampai siang air gak ada, saat dikonfirmasi ke manajamen PT PMgS jawabnya sedang ada pemeliharaan jaringan,” kata Bob Sofyan, warga Perum Cimareme, Kamis (15/12/2022).

Sofyan menyatakan, kejadian seperti ini  bukan sekali ini saja melainkan sudah sangat sering. Yang membuatnya kesal, penghentian pasokan air bersih ke pelanggan tanpa didahului pemberitahuan sebelumnya dari pihak manajemen.

Seharusnya pelanggan diberi tahu dari jauh-jauh hari, sampai bisa melakukan antisipasi dengan menyetok air terlebih dahulu di bak mandi serta mengisi penuh semua ember.

Tapi karena tidak ada pemberitahuan jadinya pelanggan kerepotan karena tidak punya stok air. “Ya kalau gini kan kami semua kelabakan, mau mandi atau masak saja gak bisa. Padahal pagi hari kan orang mulai beraktivitas, sekolah, kerja, sekolah, memasak, mencuci dan segalanya. Jadinya anak berangkat sekolah gak mandi,” keluh Bob Sofyan.

Dia menilai, walaupun sudah sering kejadian yang kesekian kalinya tapi seperti tidak ada upaya perbaikan dari pihak manajemen perusahaan. Malah mereka sering berkilah dengan menyebut ada pemeliharaan saat ditanyakan.

“Kalau dihubungi jawaban PT PMgS paling mohon maaf sedang ada pemeliharaan jaringan. Jadi seperti tidak ada beban atau tanggungjawab ke pelanggan yang sudah dirugikan,” ucapnya.

Pelanggan lain, Imas menyebutkan, akibat air tidak mengalir membuat semua aktivitas paginya di dapur menjadi terganggu. Malah  dirinya terpaksa harus ikut ngungsi ke rumah orang tuanya di Padalarang untuk sekadar ikut mandi.

 

“Keluarga mau mandi pagi-pagi gak bisa, numpang ke tetangga juga sama gak ada air. Jadinya pada gak mandi, paling siang ikut mandi ke rumah orang tua,” tuturnya.  (mg1)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan