Polisi Periksa 18 Saksi, Ungkap Jaringan Teroris Bom Bunuh Diri Polsek Astana Anyar

Jabarekspres – Pasca ledakan bom bunuh diri yang terjadi di Polsek Astana Anyar Kota Bandung, Polisi terus memburu jaringan teroris yang memiliki hubungan dengan pelaku.

Pihak kepolisian kini telah berhasil mengamankan sebanyak 18 orang saksi mata dan 3 orang merupakan keluarga pelaku.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan, saat ini Polri sudah melakukan pendalaman dan juga sudah memintai keterangan terhadap 18 orang saksi.

‘’Dari 18 orang saksi ini, itu terdiri dari 6 Anggota Polsek Astanaanyar, kemudian 9 masyarakat, dan dari 3 keluarga pelaku,” kata Ahmad Ramadhan kepada wartawan Ketika mensggelar press conference di Polrestabes Bandung, Kamis (8/12).

Menurutnya, tiga orang saksi ini hanya dimintai keterangan untuk keperluan penyelidikan untuk mengungkap jaringan teroris. Berdasarkan keterangan, ketiganya tidak terlibat membantu peledakan bom bunuh diri itu.

‘’Jadi mereka tidak terlibat, dan kita akan kembalikan lagi setelah hasil pemeriksaannya selesai,’’kata Ahmad Ramadhan.

Dia mengatakan, pelaku melancarkan aksinya dengan menggunakan metode bom panci. Dimana kata dia, metode tersebut memiliki daya ledak cukup kuat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *