Indonesia Heart Bike 2022: Mari Gowes untuk Sehatkan Jawa Barat Bersama Yayasan Jantung Indonesia Cabang Jabar

Editor:

Jabarekspres.com– BANDUNG- Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Jawa Barat mengadakan event bertajuk Indonesia Heart Bike 2022 untuk wilayah Jawa Barat di area Gedung Sate, Bandung, Minggu (25/9).

Sebanyak 200 peserta turut berpartisipasi, dari total 2.000 peserta yang terlibat memeriahkan acara Indonesia Heart Bike 2022. Dengan route 20 km start-finish di Gedung Sate.

Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Jawa Barat, DR. dr. Komar Hanifi, MKM, mengatakan, Yayasan Jantung Indonesia Jawa Barat memanfaatkan momen peringatan Hari Jantung Sedunia atau World Heart Day dengan menyelenggarakan Indonesia Heart Bike 2022 untuk Wilayah Jawa Barat.

“Kegiatan yang juga diselenggarakan secara nasional ini, merupakan bagian dari edukasi untuk mengurangi indisiden penyakit jantung,” ucap dr. Komar saat diwawancara oleh awak media usai kegiatan.

Menurut dr. Komar, Bersepeda sendiri merupakan salah satu olah gerak yang efektif untuk meningkatkan kebugaran.

“Jika kebugaran meningkat, maka diharapkan insiden penyakit jantung yang terjadi di masyarakat dapat dicegah sekaligus dikurangi. Pelaksanaan Indonesia Heart Bike 2022 untuk wilayah Jawa Barat ini tentunya sambil menerapkan protokol kesehatan yang berlaku,” tambahnya.

Lembaga Kesehatan Dunia (WHO) mencatat penyakit kardiovaskular atau jantung sebagai penyebab nomor satu kematian di dunia. Berdasarkan data yang dikumpulkan oleh WHO pada tahun 2019 (sebelum Pandemi Covid-19), sebanyak 17,9 juta orang meninggal dunia akibat penyakit jantung dan 85 persen di antaranya disebabkan oleh serangan jantung dan stroke.

“Secara nasional, penyakit jantung menduduki tiga besar penyakit penyebab kematian,” ujar dr. Komar.

Sementara itu, data menunjukkan bahwa Virus Corona yang melanda seluruh dunia selama dua tahun terakhir ini menjadi pencetus perburukan penyakit kardiovaskular. Sebanyak 16,3 persen pasien yang berada di ruang isolasi Covid-19 rumah sakit memiliki penyakit bawaan atau komorbid berupa penyakit jantung.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *