Akun TNI AD Dihack Jadi Gambar Penguin, Pelaku Masih Tanda Tanya

Jabarekspres.com- akun TNI AD di Twitter dihack dan merubah profile jadi gambar penguin, pelaku masih tanda tanya.

Peretasan hingga pembocoran data sedang marak-maraknya, kini akun Twitter resmi TNI Angkatan Darat (AD) dengan username @tni_ad jadi sasarannya. Belum banyak yang tahu siapa dalang dibalik pembajakan akun twitter TNI AD itu. Sampai saat ini pelaku masih belum diketahui siapa.

TNI AD pun masih belum memberikan tanggapan soal akun Twitter yang dihack. Tidak tanggung-tanggung gambar yang dihack diganti menjadu gambar penguin, bahkan sempat gambar penguin berkeliaran dan ada juga gambar penguin seakan-akan sedang rapat.

Terhitung jika dilihat sejak tanggal 25 Agustus 2022, akun yang sudah ada dari tahun 2015 tersebut mulai memposting hal-hal yang tak terkait aktivitas para angkatan darat.

Konten terakhir yang mereka unggah adalah poster webinar nasional tentang Tinjauan Perang Rusia – Ukraina dan Implikasinya terhadap Perkembangan Satkav ke Depan.

Selain itu, postingan tersebut juga menyebutkan webinar Lesson learn Peperangan Abad 20-21 dihadapkan pada Hanneg dan Peran Satkav TNI AD yang mereka unggah pada jam 18.29

para penguin berkeliaran

Pada hari yang sama, akun tersebut didominasi oleh postingan promosi sebuah situs NFT, Pudgy Penguin.

NFT tersebut bergambar Penguin, sehingga akun resmi TNI Angkatan Darat tersebut dipenuhi para karakter penguin.

Nggak cuma itu, beberapa postingan juga me-retweet akun lain yang mengunggah tentang NFT Penguin.

Sejak tanggal 25 Agustus hingga hari ini, belum ada tanda-tanda TNI bakal mendapatkan akunnya kembali. Postingan pun belum diperbarui dari hari yang sama.

ini bukan pertama kalinya NFT menginvasi akun twitter

Ini bukanlah hal baru bagi kejadian peretasan akun Twitter yang ujung-ujungnya mengunggah konten jualan NFT.

Beberapa bulan lalu, tepatnya di bulan April saja, akun Twitter Dewan Pers (@dewanpers) dibajak jadi lapak jualan NFT. Hal ini pun disampaikan oleh Direktur Eksekutif Southeast Asia Freedom of Expression Network (Safenet), Damar Juniarto.

Namun saat ini, akun tersebut sudah kembali normal.

Di sisi lain, akun TNI AD sudah dua minggu belum menunjukkan perkembanga. Netizen pun berkomentar.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan