Demo Berujung Ricuh Mahasiswa Lawan Mahasiswa, Masyarakat Nilai Tak Cerminkan Kepentingan Rakyat

Demo Berujung Ricuh Mahasiswa Lawan Mahasiswa, Masyarakat Nilai Tak Cerminkan Kepentingan Rakyat
RICUH: Aksi demo PMII Jabar berujung saling dorong melawan mahasiswa gabungan dari berbagai universitas, Kota Bandung, Rabu, 7 September 2022. (Foto: Deni Armansyah/Jabar Ekspres)
0 Komentar

“Kalau tuntutannya sama-sama untuk menolak BBM naik, terus apa bedanya kelompok mahasiswa yang satu sama yang satunya lagi?” tanya Tono.

Menurutnya, aksi massa yang berujung ricuh itu tak mencerminkan gelar para demonstran sebagai orang berpendidikan alias mahasiswa.

“Dulu, ricuh itu mahasiswa lawan Polisi karena disuruh bubar aksi demonya. Kemarin, disuruh bubar juga belum malah ribut antarmahasiswa,” imbuhnya.

Baca Juga:Macan Tutul Tewas Usai Serang Warga di Sumedang, FK3I Jabar Minta BBKSDA TransparanTeras Cihampelas Menyisakan 20-an Pedagang

Tono berharap, para mahasiswa yang menggelar aksi demo mengatasnamakan keadilan dan membela rakyat itu benar-benar tulus demi kesejahteraan bersama serta tidak ada kepentingan pihak lain di belakangnya.

“Bersatu bersama untuk tuntutan dan tujuan yang sama, kalau seperti kemarin kesannya enggak mementingkan rakyat,” tuturnya.

“Kalau mementingkan rakyat saya yakin enggak akan ricuh antar mahasiswa, tapi bergabung membentuk aksi demo lebih besar, massanya lebih banyak,” pungkas Tono.*** (Bas)

0 Komentar