Publik Tak Puas dengan Hasil Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J, Begini Kata Pakar Hukum

Publik Tak Puas dengan Hasil Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J, Begini Kata Pakar Hukum
Putri Candrawathi Tak Kenakan Baju Tahanan dalam Rekonstruksi Kasus Brigadir J, Pakar Hukum: Itu Tidak Lazim
0 Komentar

“Tadi bagaimana pelecehan seksualnya tidak ada. Dan kemudian merencanakan pembunuhannya juga tidak nampak di situ. Itu sangat mendasar,” jelasnya.

Suparji menilai, rekonstruksi menimbulkan sebuah produksi narasi baru dan menjadi perbincangan di kalangan publik.

Karena, rekonstruksi yang digelar tidak menjawab harapan publik soal dasar perkara pembunuhan berencana ini.

Baca Juga:Putri Candrawathi Tetap Membantah Bantu Ferdy Sambo Bunuh Brigadir JPedagang di Pasar Cicaheum Terima Amplop Kosong dari Jokowi, Kasetpres Buka Suara

“Harapan kita dalam rekonstruksi ini adalah memastikan tentang fakta-fakta yang kemudian itu sekedar sebuah reka ulang,” terangnya.

“Tetapi justru yang terjadi kita saksikan bersama itu tidak sesuai dengan fakta yang logis dan tidak sesuai dengan fakta yang rasional,” lanjutnya.

Suparji pun menduga jaksa akan gamang untuk menuntut dengan pembunuhan berencana.

Meskipun unsur pembunuhan berencana sudah terpenuhi.

“Karena ada yang menyuruh, kemudian ada yang melakukan, turut serta, ada yang merencanakan ya,” bebernya.

“Terus kemudian ada turut membantu, ya ini bisa saja dianggap sebagai sebuah pembunuhan berencana,” tegas Suparji. (pojoksatu-red)

0 Komentar