“Tidak ada kekerasan di tempat lainnya. Saya bisa pastikan di sini dengan penelitian kami tidak ada kekerasan selain kekerasan senjata api,” ungkap Ade Firmansyah.
Di bagian lain, ia juga mengungkap luka pada jari Brigadir J bukanlah dari hasil penganiayaan.
Pernyataan itu disampaikan berdasarkan hasil pemeriksaan pada saat melakukan autopsi maupun dengan pemeriksaan penunjang seperti pencahayaan dan hasil mikroskopik.
Baca Juga:Skema vs Skema3 Resep Jus Buah dan Sayur Ajaib yang Tokcer Turunkan Berat Badan
“Tidak ada satupun luka lain termasuk soal bekas luka yang diduga tanda penganiayaan terhadap Brigadir J,” imbuhnya.
Hasil autopsi kedua tersebut, kata Ade Firmansyah, telah sudah disampaikan dokumennya kepada Bareskrim Polri.
“Semoga ini memperkuat keyakinan kepada penyidik, sebetulnya luka-luka terjadi seperti apa, ada di mana saja, supaya tidak ada lagi keragu-raguan penyidik tentang kejadian ini,” katanya.
Sebelumnya, Komisioner Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik menyebutkan hasil autopsi ulang pada jenazah Brigadir J bahwa tidak ada kuku Brigadir J dicopot.
“Padahal informasi yang kami terima dari tim, tidak ada kuku yang copot,” ujar Ahmad Taudan di Jakarta, Senin 25 Juli 2022.
“Jangan, jangan ada lagi informasi yang ditambah-tambah, semua harus diklarifikasi dari autopsi ulang ini,” imbuhnya
Taufan menyebutkan, Tim ahli Komnas HAM telah memberikan informasi kepada Kompolnas, sehingga hasil autopsi kedua nanti bisa menjadi pembanding autopsi pertama dan didukung dengan kesaksikan keluarga.
Baca Juga:Sejumlah Fitur Baru WhatsApp Yang Berguna Banget , Salah Satunya Ada Fitur UndoTanda Kematian Sudah Mendekat, Bisa Terlihat Dari Perubahan Kebiasaan Berikut ini
Sedangkan terkait informasi adanya organ tubuh Brigadir J yang hilang, Ketua tim dokter forensik gabungan, Ade Firmansyah Sugiharto kembali memastikan tidak benar.
Dikatakannya, tidak ada organ milik Brigadir J yang hilang pasca peristiwa penembakan di rumah dinas Ferdy Sambo pada Jumat 8 Juli 2022.
“Tidak ada organ yang hilang dan semua dikembalikan ke tubuh jenazah,” kata Ade Firmansyah.
