Tren Berdoa di Sosial Media, Apakah Boleh? Berikut Adab dan Syarat agar Doa bisa Dikabulkan

Ilustrasi berdoa di sosial media, yang kini menajdi tren.
Ilustrasi berdoa di sosial media, yang kini menajdi tren.
0 Komentar

Apabila seseorang memang menginginkan agar permohonannya dikabulkan oleh Allah SwT, seharusnya ia berdoa sesuai tuntunan ini.

Hal itu jauh lebih baik dari pada menuliskan doa-doanya di akun media sosial.

Misalnya, dikhawatirkan menuliskan doa di sosial media akan terjatuh dalam kategori riya, sebab terkesan “memamerkan” ibadahnya.

Baca Juga:Tekan Sebaran PMK, Produksi Vaksin Lokal Digenjot Hingga 30 Juta Dosis di 2023HKTI: Penghargaan IRRI Capaian Membanggakan bagi Petani

Namun demikian, Majelis Tarjih tidak melarang secara mutlak semua bentuk doa di media sosial, karena hal itu tergantung maksud dan tujuannya.

Saat ini banyak orang yang menggunakan media sosial untuk mengajak mendoakan umat Islam yang sedang tertimpa kemalangan di berbagai negara.

Ada pula yang menuliskan doa-doa ma’tsur di akun media sosialnya agar doa-doa tersebut diketahui oleh orang lain.

Sebenarnya hal-hal semacam ini lebih tepat disebut sebagai dakwah daripada doa. Oleh karena itu Majelis Tarjih tidak memandangnya buruk, justru perlu ditingkatkan.

 

0 Komentar