Penuhi Janji Kampanye, Bima Arya Minta ASN ‘All Out’ atas Perubahan RPJMD

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto bersama Wakilnya Dedie A Rachim. akan mewujudkan janji kampanye yang pernah di ungkapkannya. (Foto: Yudha Prananda / Jabar Ekspres)
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto bersama Wakilnya Dedie A Rachim. akan mewujudkan janji kampanye yang pernah di ungkapkannya. (Foto: Yudha Prananda / Jabar Ekspres)
0 Komentar

Dia menjelaskan, ada beberapa hal berkaitan dengan usulan-usulan yang sebelumnya tidak masuk ke dalam RPJMD. Dari aspek janji politik yang disampaikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor tentu tidak berubah termasuk visi misi janji politiknya.

“Tadi saya sampaikan janji politik pencapaiannya mulai dari Bogor lancar, Bogor motekar, Bogor samawa, Bogor merenah, sama abdi bogor dan beberapa target sudah dilakukan. Beberapa target on target pencapaiannya sampai target yang ditetapkan,” urainya.

Rudy membeberkan, beberapa realisasinya kemungkinan besar tidak mungkin dilakukan, tetapi ada proses pengalihan. Misalkan begini, di Bogor lancar itu ada janji terkait fly over jalan RE Martadinata dan Kebon Pedes. Untuk RE Martadinata sudah terimplementasi, kemudian kebon pedes sudah diajukan DED nya ke PUPR. Kemudian mengajukan ke Provinsi Jawa Barat di tahun 2023 usulannya tapi tidak bisa terakomodir, karena proses perencanaan dan pembebasan lahan belum selesai.

Baca Juga:Gak Kaleng-Kaleng! Baru Setengah Tahun BRI Cetak Laba Rp.24,88 triliunMakam Berhasil di Bongkar, Begini Kondisi Jasad Brigadir J Setelah di Kubur 16 Hari

“Yang kedua aspek karena kewenangan, jalan kebon pedes dan pemuda itu kewenangan Provinsi Jawa Barat. Tapi kemudian kami realistis ingin menyelesaikan Bogor lancar, itu salah satunya penyelesaian jembatan otista. yang sekarang menjadi titik bottleneck kemacetan di pusat kota. Itu memang tidak ada pada janji politik, tapi itu kami upayakan oleh kita sebagai target yang realistis,” pungkasnya. (YUD)

 

0 Komentar