Air di Situ Ciburuy Berubah Hitam Pekat, Diduga Tercemar Limbah Pabrik

BANDUNG BARAT – Kondisi air Situ Ciburuy, Kabupaten Bandung Barat (KBB) berubah warna menjadi hitam pekat dengan bau menyengat.

Air di danau buatan itu diduga tercemar limbah pabrik yang berada tak jauh dari Situ Ciburuy sehingga menimbulkan bau tak sedap dengan kondisi air yang berwarna hitam pekat.

“Kondisi air hitam dengan bau tak sedap seperti ini sudah terhitung sejak 5 hari yang lalu,” ungkap Ketua RW 14, Udin saat ditemui di kediamannya, pada Kamis (14/7).

Tercatat ada 4 RW yang terdampak merasakan bau tak sedap setiap menjalankan aktivitas mereka. Warga yang terdampak di 4 RW itu yakni RW 7, 8, 13 dan 14 Desa Ciburuy, Kecamatan Padalarang, Bandung Barat.

“Yang jelas sih ada 4 RW yang merasakan langsung bau tak sedapnya. Rumah saya saja ini yang berada kurang lebih 100 meter dari Situ masih kecium baunya,” ujar Udin.

Warga menduga limbah yang mencemari lingkungan ini bukanlah limbah rumah tangga biasa, pasalnya kondisi air dengan warna hitam pekat dan bau tak sedap yang tidak seperti biasanya.

“Kalau ini dari limbah rumah tangga, tidak mungkin sampai separah ini, soalnya kami merasakan betul hidup bertahun-tahun di sini, limbah rumah tangga tidak sampai kaya gini,” kata Udin.

Limbah tersebut diduga berasal dari pembuangan pabrik yang berada di sekitar Situ Ciburuy. Meski demikian Udin tidak mau berspekulasi lebih jauh lantaran belum dilakukan penelitian.

Akibat pencemaran limbah ini, beberapa biota seperti ikan banyak yang naik ke permukaan dan mati mendadak semenjak 5 hari terakhir.

“Ada Nila yang pada mabuk kemarin. Bahkan ada ikan sapu-sapu yang terkenal kuat juga pada mati mengambang. Cukup banyak juga, ada dua karung mah,” papar Udin.

Perairan di Situ Ciburuy ini kerap kali dimanfaatkan oleh warga untuk mengais rezeki. Sejumlah warga memanfaatkan Situ Ciburuy untuk beternak ikan dengan cara membuat kolam-kolam sederhana di tepian situ.

“Saya juga memanfaatkan air di Situ Ciburuy ini untuk ternak lele, sekarang masih di sana, khawatir juga pada mati, rencana mau dipindahin dulu bikin kolam dadakan,” tutur Pak RT. (bbs)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan