Luar Biasa, Ini 5 Keistimewaan Puasa Arafah dan Tarwiyah Jelang Idul Adha

Editor:

JABAREKSPRES – Umat Islam di Indonesia pada Minggu (10/7) besok akan merayakan Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah. Salah satu ibadah yang sangat dianjurkan di bulan Dzulhijjah adalah puasa. Yakni puasa sunah yang dilaksanakan pada hari Arafah dan Tarwiyah.

Dikutip dari NU.or.id, Puasa Tarwiyah adalah puasa sunah yang dikerjakan pada tanggal 8 Dzulhijah.

Sedangkan puasa Arafah yakni dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah.

Puasa ini sangat dianjurkan bagi orang-orang yang tidak menjalankan ibadah haji. Teknis pelaksanaannya mirip dengan puasa umumnya.

Adapun Keutamaan puasa Arafah ini pernah disampaikan dalam hadits yang diriwayatkan Abu Qatadah rahimahullah, Rasulullah bersabda:

صوم يوم عرفة يكفر سنتين ماضية ومستقبلة وصوم يوم عاشوراء يكفر سنة ماضية

Artinya: Puasa hari Arafah dapat menghapuskan dosa dua tahun yang telah lepas dan akan datang, dan puasa Asyura (tanggal 10 Muharram) menghapuskan dosa setahun yang lepas. (HR Muslim).

Sementara puasa Tarwiyah dilaksanakan pada hari Tarwiyah. Yaitu tanggal 8 Dzulhijjah.

Hal ini didasarkan pada satu hadits yang artinya bahwa puasa pada hari Tarwiyah menghapuskan dosa satu tahun, dan puasa pada hari Arafah menghapuskan (dosa) dua tahun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.