Nego Bangkrut

Krisis ekonomi, Warga Sri Lanka unjuk rasa menuntut Presiden Gotabaya Rajapaksa mundur.-Istimewa-
Krisis ekonomi, Warga Sri Lanka unjuk rasa menuntut Presiden Gotabaya Rajapaksa mundur.-Istimewa-
0 Komentar

Oleh: Dahlan Iskan

“Kita bangkrut”.
Dua kata bernada menyerah itu diucapkan secara resmi kemarin. Yakni di depan sidang pleno DPR Sri Lanka.

Yang mengucapkan adalah perdana menteri yang nama belakangnya sulit diucapkan itu: Ranil Wickremesinghe.

Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa hadir. Ketika Gota masuk ke gedung parlemen teriakan keras terdengar dari kursi oposisi: pulang! Pulang! Pulang!

Baca Juga:Cek, Berapa Besar Iuran BPJS Kesehatan Per Juli 2022, Ini Penjelasan LengkapnyaSuka Dengar Musik Pake Earphone, Ini Rekomendasi Penting Memilih Earphone Berkualitas

Yang diteriaki tetap melangkah ke kursi terhormatnya.
Sang presiden mendengarkan apa saja yang diucapkan Ranil –yang juga merangkap jabatan menteri keuangan itu.

“Pembicaraan kita dengan IMF gagal. Sudah buntu,” ujar Ranil. “Kita dalam status bangkrut,” tambahnya. Ranil belum lama diangkat jadi perdana menteri. Misi utamanya menyelamatkan ekonomi Sri Lanka. Ini kali kelima ia jadi perdana menteri.

Gagal.

Lantas?

“Kita akan bertemu IMF lagi bulan depan sebagai negara bangkrut,” ujar Ranil. “Bukan lagi sebagai negara miskin atau negara berkembang,” lanjutnya.

Tentu sebuah negara tidak sama dengan satu perusahaan. Negara tidak bisa benar-benar bangkrut. Tapi prinsipnya 11-12 saja.

Garuda Indonesia, setelah dinyatakan bangkrut malah dapat jalan keluar –sampai jalan itu tidak buntu lagi.

Anda masih ingat: setelah dinyatakan bangkrut Garuda diminta bikin usulan. Yang minta pengadilan.

Dalam usulan itu Garuda minta potongan utang, potongan bunga, potongan cicilan, minta jangka waktu pembayaran yang panjang, dan banyak lagi.

Baca Juga:Tanda Kematian Sudah Mendekat, Terlihat Pada 40 Hari Sebelum Ajal MenjemputUsia 34 Tahun, Rihanna Dapat Gelar Wanita Muda Terkaya di Amerika Serikat

Garuda juga mengajukan program kerja: apa yang dilakukan agar bisa berlaba. Lalu pelan-pelan membayar utang yang sudah ringan itu.

Usulan Garuda itu diajukan ke para penagih. Dilakukan voting. Mereka ternyata menyetujui permintaan Garuda itu. Garuda menang. Ia bangkrut tapi menang.

Sri Lanka pun akan mengajukan usulan ke IMF. Sama. Akan minta potongan utang dan cicilan. Minta perpanjangan waktu pembayaran. Bahkan minta utangan baru.

Usulan itulah yang akan dibawa Ranil ke Washington DC, markas besar IMF, bulan depan. Tergantung IMF.
Usulan itu akan dikaji di sana. Lalu didiskusikan.

IMF tentu juga punya keinginan. Yang harus ditampung di proposal itu. IMF tidak mau bantuannya tidak menyelesaikan masalah.

0 Komentar