Yayasan Anugerah Insan Residivis, Melawan Stigma Negatif Mantan Narapidana

Adapun mereka yang menetap di yayasan, Asep mengaku bahwa faktor sanak famili jadi alasan. “Ada yang jauh dari keluarga, tinggal sebatang kara, butuh perlindungan, dan naungan untuk berbagi cerita,” sambungnya.

Laju usaha para residivis pun masih bergerak. Mereka merambah ke industri streetwear. Yakni dengan memakai brand X-Residivis.

“Produksi di sini. Ada kemeja, kaos, jaket. Kami berkarya agar mereka mendapatkan kesejahteraan,” imbuh Asep.

Juli mendatang, Yayasan Anugerah Insan Residivis berulang tahun. Seperti harapan-harapan tempo lalu. Dia menginginkan yayasan ini bermanfaat bagi mereka yang terkena stigma.

“Harus ada di antara masyarakat, peduli kepada para mantan napi. Salah satunya yayasan ini. Juga meyakinkan masyarakat. Bahwa residivis harus diakui dan dirangkul,” pungkasnya.

 

 

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan