oleh

Percepatan Penanganan PMK, Plt. Bupati Bogor Libatkan Satgas di 39 Wilayah

BOGOR – Ditengah mewabahnya penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak di Tanah Air, membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab Bogor) mengambil langkah cepat guna memutus rantai penyebaran. Satgas PMK pun disiagakan menyebar di 39 wilayah.

Data yang dihimpun wartawan, 39 wilayah tersebut terpusat di tujuh Posko. Diantaranya, Posko 1 di berada di Cibinong, Bojonggede, Kemang, Ciseeng, Parung, dan Gunungsindur. Sedangkan Posko 2 ada di Babakan Madang, Citeureup, Sukaraja, Megamendung, Ciawi, dan Cisarua.

Baca Juga:  Ratusan Ekor Sapi Suspek PMK, Bima Arya: Tak Boleh Ada Arus Lalu Lintas Hewan Kurban

Selanjutnya, Posko 3 meliputi wilayah Jonggol, Cariu, Tanjungsari, Sukamakmur, Klapanunggal, dan Cileungsi. Sementara Posko 4 membawahi wilayah Ciomas, Dramaga, Tamansari, Cijeruk, Cigombong, serta Caringin.

Posko 5 terdiri dari Pamijahan, Cibungbulang, Rancabungur, Ciampea, Tenjolaya, Leuwiliang, juga Leuwisadeng. Lalu Posko 6, yakni Cigudeg, Rumpin, Parung Panjang, Tenjo, Jasinga, Sukajaya, Nanggung, serta Posko 7 ada di Diskanak.

Plt. Bupati Bogor Iwan Setiawan mengaku, sebelumnya Pemkab Bogor sudah membentuk Satgas PMK ditingkat dinas. Dirasa kurang maksimal, pihaknya langsung membentuk satgas dengan skala besar lintas sektoral.

Baca Juga:  Puluhan Bangkai Kambing Mengambang di Sungai, Ini Temuan Polisi

“Pembina dan penanggungjawabnya saya, lalu ada Sekda dan penanggungjawab hariannya dari Diskanak. Ini kita lakukan agar semua bergerak cepat menangani PMK ini,” ungkap Iwan, Senin (21/6).

Dia meminta agar tujuh Posko Satgas PMK lebih dimaksimalkan fungsinya terlebih menjelang Hari Raya Idul Adha ini.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.