Penyebaran Covid-19 di Jawa Barat Akan Diteliti Lebih Lanjut

BANDUNG – Sekertaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Setiawan Wangsaatmaja menyampaikan bahwa pihaknya akan segera melakukan pengecekan ke Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Jawa Barat terkait dengan meningkatnya kembali kasus Covid-19 di masyarakat.

Menurutnya, hal tersebut dilakukan agar bisa mengetahui varian yang saat ini kembali menyebar di masyarakat..

Sebab, baru-baru ini WHO telah mengumumkan adanya penyebaran virus Covid-19 Omicron varian baru , yakni Omicron BA.4 dan BA.5 di Jawa Barat.

“Jadi Itu yang nanti akan kami kroscek kepada Labkesda, apakah itu varian-varian tersebut (Omicron BA.4 dan BA.5) atau varian lain yang sudah kita kenal sejauh ini,” kata Setiawan saat dikonfirmasi, pada Jum’at (17/6).

Meskipun saat ini kasus Covid 19 sedang mengalami peningkatan, Setiawan menjelaskan, untuk keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) di Jabar masih di bawah 1 persen.

Sehingga, ia mengaku, untuk kondisi penyebaran Covid-19 dinilai masih sangat landai.

“Pertama dari sisi BOR masih di bawah 1 persen, tepatnya 0,78 persen. Dan tentu saja tren ini seperti apa kenaikannya, bahwa kita terus akan pantau,” ungkapnya.

“BOR kita masih bagus, masih rendah, dan masih landai (penyebaran Covid 19),” pungkasnya.

Untuk diketahui, pasca diterapkannya kebijakan pelonggaran dimasyarakat, kasus Covid 19 di Jawa Barat kembali mengalami peningkatan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari laman pikobar.jabarpemprov.go.id, per Kamis (16/7) kemarin, kasus penyebaran Covid 19 di Jawa Barat mengalami peningkatan hingga 158 kasus. (san).

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan